STOCKWATCH.ID (JAKARTA) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi perdagangan saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY). Langkah ini diambil setelah harga saham emiten pengelola Lucy in the Sky tersebut mengalami penurunan tajam.
Suspensi terhadap saham LUCY mulai berlaku pada perdagangan hari ini, Jumat 17 Juli 2026. Penghentian sementara ini mencakup perdagangan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.
Pande Made Kusuma Ari A., Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, memberikan penjelasan terkait kebijakan ini.
“Sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) pada tanggal 17 Juli 2026,” kata Pande dalam keterbukaan informasi, Kamis (21/5/2026).
Pande menambahkan tujuan suspensi ini untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar. Investor diharapkan bisa mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasinya di saham LUCY berdasarkan informasi yang ada. BEI juga meminta para pihak yang berkepentingan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan.
Harga Saham
Data perdagangan menunjukkan performa saham LUCY terus tertekan. Pada penutupan perdagangan Kamis, 16 Juli 2026, harga saham LUCY parkir di level Rp 340 per lembar.
Angka ini turun sebesar -8,60% atau berkurang Rp 32 dibandingkan penutupan hari sebelumnya di harga Rp 372. Harga Rp 340 merupakan titik terendah saham LUCY sepanjang tahun berjalan (year to date/YTD).
Pada hari yang sama, saham LUCY sempat dibuka pada harga Rp 368. Harga tertinggi yang sempat disentuh berada di level Rp 382, sedangkan harga terendahnya di level Rp 338.

