UEA Keluar dari OPEC dan Proyeksi Minyak Rumit, Bursa Saham Eropa Kompak Melemah

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu (29/4/2026) waktu setempat. Investor memantau rilis laporan laba perusahaan yang bervariasi. Sentimen negatif muncul usai Uni Emirat Arab (UEA) secara mengejutkan mengumumkan keluar dari kartel minyak OPEC.

Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang berisi saham-saham utama di Eropa berakhir turun 0.60% ke posisi 602.96. Sebagian besar sektor dan bursa utama di kawasan tersebut berada di zona merah. Indeks CAC 40 Perancis melemah 0.39% ke level 8,072.13. FTSE MIB Italia merosot 0.51% ke posisi 47,796.03.

Indeks FTSE 100 Inggris terkoreksi 1.16% ke level 10,213.11. DAX Jerman turun 0.27% ke posisi 23,954.56. Sementara itu, IBEX 35 Spanyol berkurang 0.74% ke level 17,642.80.

Pasar menyoroti langkah UEA yang akan meninggalkan OPEC pada 1 Mei mendatang. Keputusan ini menjadi pukulan telak bagi kelompok produsen minyak terbesar dunia tersebut. Langkah mengejutkan ini membuat prospek pasokan minyak global menjadi makin rumit di tengah blokade Selat Hormuz.

Investor juga mengawasi pergerakan saham teknologi global. Wall Street Journal melaporkan pertumbuhan pengguna baru dan pendapatan OpenAI berada di bawah target internal. Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar terkait keberlanjutan ekspansi perusahaan kecerdasan buatan tersebut.

CFO OpenAI, Sarah Friar, mengungkapkan kekhawatiran terkait kondisi finansial perusahaan kepada jajaran pimpinan. Friar cemas OpenAI mungkin tidak mampu membayar kontrak komputasi pada masa mendatang jika pendapatan tidak tumbuh cukup cepat.

Di sektor perbankan, saham UBS menguat 3.6% usai mencetak laba bersih 3 miliar USD pada kuartal pertama. Hasil ini melampaui perkiraan konsensus analis. Sebaliknya, saham Deutsche Bank turun 1.9% meskipun membukukan rekor laba 2.17 miliar euro. Penurunan terjadi karena cadangan kerugian kredit yang lebih tinggi dari prediksi.

Saham Santander berhasil naik 1% berkat penambahan 8 juta pelanggan baru. Pendapatan bunga bersih bank asal Spanyol ini mencapai 11 miliar euro sepanjang kuartal pertama. Para pelaku pasar kini juga tengah menanti keputusan suku bunga terbaru dari Federal Reserve AS.

Kabar gembira datang dari raksasa perlengkapan olahraga Jerman, Adidas. Saham Adidas melonjak 8.9% setelah kinerja kuartal pertamanya melampaui ekspektasi pasar. Penjualan tumbuh 14% secara tahunan menjadi 6.6 miliar euro atau setara 7.73 miliar USD. Laba operasional Adidas juga melonjak 16% menjadi 705 juta euro.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Buntut Serangan Hukum Trump, Jerome Powell Batal Pensiun dan Bertahan di Dewan Gubernur The Fed

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Federal Reserve (The Fed) memutuskan untuk...

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5%-3,75%, Anggota FOMC Pecah Suara Terparah Sejak 1992

STOCKWATCH.ID (WASHINGTONG D.C) – Federal Reserve (The Fed) mempertahankan...

Kinerja Moncer Alphabet dan Amazon Kerek Futures S&P 500

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Kontrak berjangka (futures) S&P 500...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru