Wall Street Tergerus Dipicu Saham Teknologi, Investor Pesimistis terhadap Prospek Penurunan Suku Bunga The Fed

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  Indeks saham di bursa Wall Street ditutup melemah pada Kamis (13/11/2025), mencatat kinerja terburuk lebih dari sebulan. Tekanan jual di sektor teknologi semakin signifikan, sementara investor makin pesimistis terhadap prospek penurunan suku bunga The Fed.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 1,65%. Indeks S&P 500 turun 1,66%, dengan penurunan tajam di sektor layanan komunikasi dan teknologi informasi. Saham Disney turun hampir 8% setelah laporan keuangan 4QF dinilai beragam.

Sementara itu, indeks Nasdaq Composite merosot 2,29%. Penjualan besar-besaran terjadi pada saham-saham teknologi, terutama yang terkait dengan tren kecerdasan buatan (AI), di tengah kekhawatiran valuasi yang terlalu tinggi. Setelah sempat menguat pada awal pekan, Nasdaq kini mencatat penurunan tiga hari berturut-turut, terseret saham-saham unggulan seperti Nvidia, Broadcom, dan Alphabet.

Di sisi lain, penutupan pemerintahan yang berlangsung lebih dari enam minggu itu resmi berakhir pada Rabu malam, setelah Presiden Donald Trump menandatangani undang-undang pendanaan sementara yang telah disetujui DPR dan Senat. Kesepakatan tersebut akan mendanai operasional pemerintah hingga akhir Januari 2026.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street ‘Bullish’ 2 Hari Beruntun: Harapan Damai AS-Iran Kerek Nasdaq 1,96%

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Harapan Damai AS-Iran Bersemi, Bursa Saham Eropa Kompak Parkir di Zona Hijau

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Harapan Damai AS-Iran Masih Ada, Bursa Saham Asia Mayoritas Melaju di Jalur Hijau

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru