STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Wahana Inti Selaras (WISL) menyatakan telah menyiapkan dana untuk pembayaran pokok Obligasi II Wahana Inti Selaras Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada 8 Agustus 2026.
Dalam laporan kesiapan dana yang disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 20 Juli 2026, Manajemen Perseroan telah menyediakan dana sebesar Rp845,505 miliar untuk melunasi pokok obligasi tersebut.
Dana pembayaran obligasi akan bersumber dari kas perusahaan serta hasil penagihan dan pengumpulan piutang usaha. Hingga Desember 2025, posisi kas Perseroan tercatat lebih dari Rp225,3 miliar, sedangkan piutang perusahaan mencapai lebih dari Rp3,6 triliun.
Chief Financial Officer PT Wahana Inti Selaras, Heryanto Ali, menegaskan kesiapan Perseroan dalam memenuhi kewajiban pembayaran obligasi yang segera jatuh tempo.
Penyampaian laporan tersebut dilakukan sebagai bentuk pemenuhan ketentuan Peraturan I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi kepada Bursa Efek Indonesia.
Dengan dukungan kas dan piutang yang dimiliki, WISL memastikan ketersediaan dana untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok Obligasi II Wahana Inti Selaras Tahun 2023 Seri B sesuai jadwal jatuh temponya pada 8 Agustus 2026.
Seperti diketahui, Obligasi II WISL Tahun 2023 senili Rp2,433triliun diterbitkan pada Agustus 2023. Obligasi tersebut tersebut atas Seri A dengan jumlah pokok Rp997,575 miliar dengan jangka waktu 370 hari dan bunga 6,75% per tahun, Seri B senilai Rp845,505 miliar dengan tenor tiga tahun dan bunga 8% per tahun dan seri C Rp590,520 miliar denan jangka waktu lima tahun dan bunga 8,50% per tahun.
Dana hasil Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi biaya-biaya Emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk keperluan modal kerja Perseroan dan Perusahaan Anak antara lain untuk pembiayaan utang usaha dan pembiayaan persediaan.

