STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menargetkan pertumbuhan volume penjualan produk bancassurance sebesar 100% pada tahun ini. Target ini berarti peningkatan dua kali lipat dibandingkan realisasi tahun lalu. Diharapkan, target tersebut akan berkontribusi pada peningkatan pendapatan berbasis komisi (Fee Based Income/FBI) dari bancassurance sebesar 53% pada akhir 2024.
SEVP Retail Banking Bank Muamalat, Dedy Suryadi Dharmawan, menjelaskan bahwa bancassurance akan menjadi produk andalan yang digencarkan penjualannya tahun ini. Dia optimistis target ini bisa dicapai mengingat potensi pasar yang masih sangat besar.
“Portofolio produk bancassurance di Bank Muamalat terus tumbuh setiap tahunnya, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Hal ini didorong oleh kesadaran nasabah akan pentingnya investasi dan perencanaan keuangan yang semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir,” ujar Dedy.
Produk asuransi yang ditawarkan oleh Bank Muamalat beragam. Mulai dari asuransi untuk kebutuhan dana pendidikan anak, asuransi yang menggabungkan antara proteksi jiwa dengan investasi, hingga produk asuransi unit link syariah dengan pembayaran premi atau kontribusi secara berkala dalam mata uang USD.
Sebagai pionir bank syariah di Indonesia, Bank Muamalat menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target tersebut. Salah satunya adalah melengkapi rangkaian produk bancassurance yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan segmen nasabah yang lebih luas.
Bank Muamalat juga meningkatkan kapasitas tenaga pemasar dalam hal pengetahuan produk dan kemampuan analisa. Tujuannya agar tenaga pemasar dapat merekomendasikan produk yang tepat sesuai kondisi dan kebutuhan nasabah.
Selain itu, Bank Muamalat akan memperbanyak kegiatan customer gathering sebagai media sosialisasi produk sekaligus literasi keuangan untuk nasabah. Acara ini akan dirangkaikan dengan program-program promosi yang menarik.
“Kami juga akan mengevaluasi sistem dan prosedur yang terkait dengan produk bancassurance guna memastikan nasabah mendapatkan customer experience yang baik dan berkualitas, dengan tetap menerapkan prinsip transparansi dan kehati-hatian,” tambah Dedy.
Dengan strategi-strategi ini, Bank Muamalat optimistis bisa mencapai target pertumbuhan penjualan bancassurance dan meningkatkan pendapatan berbasis komisi pada akhir tahun ini.
