Sempat Dibekukan BEI, Saham Dua Emiten Ini Akhirnya Kembali Bisa Diperdagangkan Lagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya membuka kembali perdagangan saham PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) dan PT Golden Flower Tbk (POLU. Sebelumnya, kedua saham ini sempat disuspensi. Kini, investor sudah bisa kembali memperdagangkan Saham kedua emiten tersebut mulai sesi pertama  pada Jumat (21/2/2025).

“Dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham FIMP dan POLU di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 21 Februari 2025,” ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (21/2/2025).

BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham FIMP sejak 22 Januari 2025 karena lonjakan harga yang signifikan. Pada penutupan perdagangan Selasa (21/1/2025), saham FIMP melonjak 9,73% atau naik Rp11 ke level Rp124 per lembar. Volume transaksi mencapai 1,51 juta saham dengan nilai total Rp187,74 miliar. Saham ini diperdagangkan sebanyak 28 kali. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar Rp49,60 miliar.

Sementara itu, saham POLU juga mengalami suspensi sejak 20 Februari 2025 lantaran terjadi lonjakan harga yang drastis. Pada penutupan perdagangan 18 Februari 2025, saham POLU naik Rp690 atau 24,91% ke level Rp3.460 per lembar. Saham ini dibuka di Rp2.770 per lembar, sempat menyentuh Rp3.460, lalu turun hingga Rp2.710. Volume transaksi mencapai 320,4 ribu saham dengan total nilai Rp1,03 miliar. Saham ini diperdagangkan sebanyak 938 kali dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp2,60 triliun.

Suspensi kedua saham itu dilakukan untuk memberi waktu bagi investor agar bisa mempertimbangkan keputusan investasi dengan lebih matang. BEI juga mengingatkan semua pihak ketika itu untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi dari perusahaan terkait.

“Dalam rangka cooling down sebagai perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu menghentikan sementara perdagangan saham FIMP dan POLU,” tandas Aji.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Efek Domino Pengumuman MSCI: Saham BREN dan DSSA Merosot Tajam, Simak Strategi Analis

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dua emiten raksasa, PT Barito Renewables...

Respons OJK atas Pengumuman MSCI: Reformasi Pasar Modal RI Diakui

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif...

Jawab BEI, Petrosea (PTRO) Ungkap Alasan Lepas KMS Senilai Rp1,73 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – PT Petrosea Tbk (PTRO) memberikan penjelasan...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru