spot_img

Konglomerat Prajogo Pangestu Tambah Kepemilikan 1.330.000 Lembar Saham BREN, Buat Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Konglomerat Prajogo Pangestu menambah kepemilikan saham PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) dengan melakukan pembelian terhadap saham  perusahaan tersebut pada tanggal 13 Januari 2026.

Berdasarkan laporan  keterbukaan informasi yang disampaikan, Selasa 13 Januari 2026,, Prajogo Pangestu membeli sebanyak 1.330.000 lembar saham BREN pada kisaran harga Rp8.825-Rp9.025 per lembar. Sehingga total dana yang digelontorkan Prajogo Pangestu mencapai Rp12 miliar.

Sebelum transaksi, Prajogo Pangestu mengempit 138.459.700 lembar saham BREN. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 0,103%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Prajogo Pangestu bertambah menjadi 139.789.700 lembar atau setara 0,104%.

Tujuan Prajogo Pangestu membeli saham BREN adalah investasi dengan status kepemilikan saham langsung. Porsi suara Prajogo Pangestu kini naik menjadi 0,104%.

Pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Rabu 14 Januari 2026 pukul 09.30 WIB, saham BREN tercatat Rp9.200 per unit, naik 2,22% dibanding sehari sebelumnya di Rp9.000 per unit. Selama perdagangan sepekan, harga saham BREN telah turun 6,05%, dari Rp9.575 per unit menjadi Rp9.000 per unit.

PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) merupakan perusahaan induk sekaligus bagian dari Grup Barito Pacific. Perusahaan ini berfokus pada strategi jangka panjang untuk menyediakan energi yang lebih bersih dan emisi yang lebih rendah.

Perusahaan tersebut memulai operasinya melalui anak perusahaannya, Star Energy Geothermal Group, sebuah produsen energi panas bumi. Perusahaan kini memiliki tiga aset panas bumi di Jawa Barat dengan kapasitas 886 MW, yang merupakan 38% pangsa pasar energi panas bumi di Indonesia. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Indonesia Kendaraan (IPCC) Tebar Dividen Final Rp86,6901 per Saham, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum  Pemegang Saham Tahunan  (RUPST) PT Indonesia Kendaraan...

Jelang Akhir Pekan, IHSG Naik 2,07% Tembus 6.000, 10 Sektor Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di 5.960,415 Indeks Harga Saham Gabungan...

RUPO Obligasi WIKA Tidak Capai Kuorum, Usulan Emiten Gagal Disetujui Pemegang Obligasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru