STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) mencatat kinerja impresif dengan lonjakan laba bersih hingga 4,5 kali lipat pada kuartal I tahun ini. Laba bersih AGII yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp35,2 miliar, melonjak 351,28% dibandingkan Rp7,8 miliar pada periode sama 2025.
Lonjakan laba AGII ini didorong kinerja operasional yang kuat serta normalisasi pos non-operasional. Hasil ini dicapai di tengah dinamika lingkungan operasional di Indonesia, yang mencerminkan ketahanan model bisnis Perseroan serta kekuatan hubungan komersial di seluruh segmen industri dan layanan kesehatan.
Pendapatan tumbuh 7,9% year-on-year menjadi Rp762,1 miliar, sementara adjusted EBITDA meningkat 22,4% menjadi Rp228,8 miliar. Margin adjusted EBITDA berhasil menembus level 30,0%, naik signifikan 356 basis poin. Hal ini mencerminkan kuatnya operating leverage dan disiplin biaya di seluruh lini bisnis. EBIT melonjak 38,9% jadi Rp120,6 miliar dan EBIT margin meningkat jadi 15,8%.
Lonjakan kinerja ini didorong oleh permintaan yang solid di segmen gas industri dan medis, serta kontribusi merata dari seluruh wilayah operasional. Di sisi lain, beban pokok penjualan hanya naik 4,3% — lebih rendah dari pertumbuhan pendapatan —berkat peningkatan efisiensi energi dan optimalisasi utilisasi pabrik.
Hasilnya, laba kotor (tidak termasuk depresiasi dan amortisasi) tumbuh 10,9% secara tahunan menjadi Rp430,6 miliar, dengan margin laba kotor meningkat menjadi 56,5% dari 55,0% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga menunjukkan kontrol biaya yang ketat. Beban distribusi tumbuh di bawah laju pendapatan, sementara beban penjualan, umum, dan administrasi justru menurun 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kombinasi pertumbuhan pendapatan, ekspansi margin kotor, serta disiplin biaya operasional mendorong peningkatan signifikan pada margin profitabilitas.
Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer AGII, Rachmat Harsono dalam siaran pers, Rabu 29 April 2026, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari strategi operasional yang telah dibangun secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Dia menegaskan bahwa pertumbuhan terjadi secara merata di berbagai wilayah dan segmen, sekaligus mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan profitabilitas dan arus kas.
“Pencapaian kuartal pertama ini menunjukkan kekuatan model operasional kami. Leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas yang signifikan. Kami melihat momentum ini sebagai fondasi yang kuat untuk melanjutkan kinerja positif ke depan,” ujarnya.
Rachmat mengatakan, dengan momentum awal tahun yang solid, Samator Indo Gas optimistis melanjutkan kinerja positif sepanjang 2026. Perseroan akan tetap berfokus pada efisiensi, penguatan operasional, serta investasi selektif untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor industri dan kesehatan. (konrad)
