spot_img

Selain Tebar Dividen Final Rp4,5 per Saham, PTPS Angkat Direktur Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pulau Subur Tbk. (PTPS) memutuskan untuk membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya. Keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 19 Mei 2026.

Emiten berkode saham PTPS ini akan membagikan total dividen untuk tahun buku 2025 sebesar Rp11 per saham. Secara keseluruhan, total nilai dividen yang digelontorkan mencapai Rp23,84 miliar.

Penyaluran dividen ini terbagi dalam dua tahap. Sebelumnya, PTPS telah membayar dividen interim sebesar Rp6,5 per saham atau setara Rp14,08 miliar pada tahun 2025.

Dengan demikian, sisa dividen final yang akan diterima pemegang saham adalah Rp4,5 per saham. Total nilai dividen final tersebut mencapai Rp9,75 miliar.

“Membagikan dividen final sebesar Rp 9.753.816.852 atau sekitar Rp 4,5 per lembar saham,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (22/5/2026).

Direksi PTPS kini diberi kuasa untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembayaran dividen final tersebut. Informasi jadwal pembayaran akan diumumkan lebih lanjut melalui situs web Bursa Efek Indonesia dan laman resmi perusahaan.

Selain urusan bagi-bagi laba, RUPST juga menyetujui perubahan dalam susunan pengurus perusahaan. RUPST menyetujui pengangkatan Liawan Kristianto sebagai Direktur baru. Liawan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh almarhum Budiman Ong yang meninggal dunia.

“Menyetujui pengangkatan Sdr Liawan Kristianto sebagai Direktur Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat ini,” bunyi keputusan rapat tersebut.

Berikut susunan terbaru Direksi PTPS:

  • Direktur Utama: Felix Safei
  • Direktur: Liawan Kristianto

Dalam kesempatan yang sama, pemegang saham menyetujui laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO) per 31 Desember 2025. Perusahaan juga menunjuk kembali Kantor Akuntan Publik Jimmy Budhi dan Rekan untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Rapat ini berlangsung kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 1,72 miliar saham atau setara 79,78% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

- Advertisement -

Artikel Terkait

DPK Tumbuh 11%, Simpanan Valas Naik Signifikan, OJK Sebut Fundamental Bank Nasional Tetap Tangguh

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mencermati...

Komisaris Utama PYFA Robby Yulianto Mundur, Ada Apa?

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) mengumumkan,...

RUPS Sinar Mas Agro (SMAR) Sepakati Dividen Tunai Rp270 per Saham dan Penggabungan Usaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru