STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia mayoritas bergerak melemah pada perdagangan hari Rabu (10/6/2026) waktu setempat. Beberapa indeks utama mencatatkan penurunan cukup dalam di tengah situasi pasar yang dinamis.
Mengutip data CNBC, indeks Taiwan menjadi yang paling terpuruk dibandingkan bursa lainnya. Indeks ini merosot tajam sebesar 1.478,9 poin. Penurunan tersebut setara dengan 3,31% ke level 43.225,54.
Kondisi kurang menguntungkan juga menimpa pasar saham China. Indeks Shenzhen jatuh 2,06% atau terpangkas 314,614 poin ke posisi 14.954,101. Indeks Shanghai ikut terkoreksi 0,42% ke level 3.993,226. Sementara itu, SGX-CNBC China Growth turun 0,54% ke posisi 1.601,602.
Di Asia Tenggara, bursa Singapura dan Thailand mengalami tekanan serupa. Indeks STI Singapura melemah 1,28% ke level 4.958,85. Indeks SETI Thailand juga turun 1,3% ke posisi 1.563,59. Sebaliknya, bursa Malaysia terpantau jalan di tempat pada posisi 1.678,96.
Penurunan tipis terjadi pada bursa India dan Selandia Baru. Indeks Nifty 50 melemah 0,12% ke level 23.214,95. Indeks NZX 50 Selandia Baru juga menyusut 0,49% ke posisi 13.188,77.
Di sisi lain, beberapa bursa besar di Asia menunjukkan pergerakan stagnan. Indeks Hang Seng (HSI) berada di level 24.407,96 tanpa ada perubahan harga. Hal serupa dialami indeks Nikkei Jepang pada posisi 64.179,27 dan ASX 200 Australia di level 8.653,3. Indeks KOSPI Korea Selatan juga bertahan pada posisi 7.730,82.

