STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) mencatatkan kinerja positif pada semester I 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp208,5 miliar atau naik 21% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp172,4 miliar.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham (PATMI) meningkat 32,6% menjadi Rp8 miliar, dari Rp6 miliar pada semester I 2025.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan pendapatan di seluruh lini usaha, yakni jasa hygiene, jasa kebersihan, dan jasa pengendalian hama. Perseroan juga mulai menikmati hasil investasi strategis yang dilakukan sepanjang 2025, terutama pada pengembangan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur digital, serta peningkatan kemampuan layanan.
Secara rinci, laba kotor HYGN meningkat menjadi Rp70,8 miliar dari Rp60,3 miliar pada semester I 2025. Margin laba kotor tercatat 34%, sedikit turun dibandingkan 35% pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba operasional naik menjadi Rp11,2 miliar dari Rp6,4 miliar. Margin laba operasional juga meningkat menjadi 5,3% dari sebelumnya 3,7%.
Di sisi lain, margin laba bersih naik menjadi 3,8% dari 3,5% pada semester I 2025. Kontribusi pendapatan terbesar masih berasal dari segmen jasa hygiene yang membukukan pendapatan Rp101,8 miliar, naik 18,9% dibandingkan Rp85,6 miliar pada semester I 2025. Segmen ini menyumbang 48,7% terhadap total pendapatan Perseroan.
Segmen jasa kebersihan mencatatkan pendapatan Rp73,3 miliar atau tumbuh 12,8% dari Rp65 miliar. Kontribusinya mencapai 35,1% terhadap total pendapatan grup.
Sementara itu, segmen jasa pengendalian hama menjadi pendorong pertumbuhan tertinggi. Pendapatannya melonjak 53,2% menjadi Rp33,7 miliar, dibandingkan Rp22 miliar pada semester I 2025. Segmen tersebut kini menyumbang sekitar 16,1% dari total pendapatan grup.
Direktur Utama hygn, Wincent Yunanda, mengatakan hasil semester pertama menunjukkan investasi yang dilakukan Perseroan mulai memberikan hasil.
“Meskipun menghadapi tantangan di 1H26, kami berhasil mencatatkan kinerja yang solid untuk HYGN, tercermin dari pertumbuhan pendapatan maupun laba bersih. Kami mulai melihat hasil dari investasi yang kami lakukan tahun lalu tercermin dalam kinerja kami — khususnya investasi pada sumber daya manusia dan teknologi. Upaya kami untuk meningkatkan kualitas SDM dan sistem digital mulai menunjukkan hasil. Kami akan terus melanjutkan upgrade baik dari sisi SDM maupun sistem digital dan mulai mengadopsi berbagai inisiatif kecerdasan buatan (A.I) untuk mendukung kinerja operasional yang lebih efektif dan efisien sepanjang sisa tahun ini,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (28/7/2026).
Menurut Wincent, bisnis jasa pengendalian hama masih menjadi motor pertumbuhan utama Perseroan. Pengendalian Hama menjadi segmen dengan kinerja paling menonjol dan tetap menjadi mesin pertumbuhan utama Perseroan, mencatatkan salah satu pertumbuhan tertinggi di Grup pada paruh ini.
Segmen ini kini telah memperluas jangkauannya ke beberapa sektor industri, yang kami yakini membuat basis pendapatannya semakin sustainable dan berulang (recurring) ke depannya. “Kami memperkirakan segmen Pengendalian Hama akan terus memimpin trajektori pertumbuhan kami. Kami optimistis kinerja positif tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun,” katanya.
Melihat performa paruh pertama ini, manajemen HYGN yakin bahwa Perseroan berada di posisi yang baik untuk mempertahankan momentum ini sepanjang sisa tahun 2026.

