spot_img

Ekspansi Pabrik dan Inovasi Produk, Sariguna Primatirtna Bidik Pertumbuhan Doble Digit di 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Manajemen PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO)) menargetkan kinerja pendapatan dan laba tumbuh doble digit pada tahun 2026. Target ini didasari oleh rencana Perseroan untuk menambah tiga pabrik baru di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.

Adapun pabrik baru di Palu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III 2026. Smentara pabrikbarudi Pontianak dan Pekanbaru akan beroperasi pada kuarta IV tahun ini. Penambahan pabrik tersebut merupakan bagian dari strategiPerseroan mendongkrak kapasitas produksi.

Berdasarkan materi paparan publik yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Rabu 17 Juni 2026, Manajemen mengatakan pihaknya akan meluncurkan produk baru terutama di bidang kemasan ringan dan format yang mengutamakan nilai. “Ini dilakukan Perseroan untuk menanggapi permintaan preferensi dan kebutuhan pasar yang terus berkembang,” tulis Manajemen CLEO dalam materi paparan publik Perseroan.

Menurut Manajemen, selain mendorong kapasitas produksi, Perseroan juga terus menjaga keberlanjutan dengan mengurangi jejak karbon. Hal tersebut dilakukan dengan memperluas kemasan bermuatan daur ulang dan mengurangi ketergantungan pada plastik murni. Perseroan tetap berkomitmen melanjutkan konsevasi keragaman hayati dan pengolahan limbah. “Kami akan mewiujudkan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai bersama jangka panjang bagi pemangku kepentingan,” kata Manajemen CLEO.

Dari sisi kinerja keuangan, hingga kuartal I 2026, CLEO membukukan penjualan bersih sebesar Rp774,4 miliar, tumbuh 15,8% dibanding Rp668,9 miliar pada periode sama 2025. Kenaikan penjualan didikung oleh kontribusi dari segmen produk botol dan non botol. Laba kotor Perseroan naik 11,1% jadi Rp439 miliar pada kuartal I 2026, dari Rp395 miliar kuartal I 2025.

Perseroan mencatat laba sebelum bunga,pajak,depresiasi dan amortisasi atau EBITDA sebesar Rp229 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 6,1% dari Rp216 miliar di kuartal I 2025. Sementara laba bersih CLEO mencapai Rp123 miliar pada kuartal I 2026,  naik 5,2%  dibandingkan Rp117 miliar pada kuartal I 2025. “Pertumbuhan laba bersih ini mencerminkan peningkatan profitabilitas dan pengendalian biaya yang efektif di tengah ekspansi bisnis,” katanya.

Saat ini, CLEO memiliki 32 unit pabrik dan 430 jaringan  distribusi serta 11.000 mitra distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia. PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) didirikan pada tahun 2003, dan dikenal juga dengan nama Tanobel Food. Perusahaan ini memiliki merek air mineral ‘Cleo’ yang dirintis pada tahun 2004.

Merek tersebut memproduksi produk air mineral berkualitas tinggi dengan kemasan berteknologi tinggi, dengan plastik bebas BPA dan 100% plastik daur ulang. Selain Cleo, juga memproduksi merek lain seperti air mineral Anda, es batu S-Tube, air mineral Super02, dan air minum Vio8+ dengan PH tinggi. Kantor pusat perusahaan berada di Jl.Raya A Yani 41-43 Komplek Central Square, Blok C2, Sidoarjo.

- Advertisement -

Artikel Terkait

MSIG Life Kantongi Izin OJK, Unit Syariah Resmi Spin Off

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk...

Buntut Kasus Viral, OJK Panggil Manajemen Kredivo dan KrediFazz

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru