STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan empat saham masuk kategori Unusual Market Activity (UMA). Keempat saham tersebut adalah PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN), PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF), PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA), dan PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML). Pengumuman disampaikan dalam keterbukaan informasi yang dikutip Rabu (29/7/2026).
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Pande Made Kusuma Ari A., menegaskan pengumuman UMA diterbitkan sebagai bentuk perlindungan kepada investor.
“Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal,” kata Made dalam keterbukaan informasi.
Ia mengatakan, Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham-saham tersebut. Karena itu, investor diminta memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja dan keterbukaan informasi perusahaan, mengkaji rencana aksi korporasi yang belum memperoleh persetujuan RUPS, serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan sebelum mengambil keputusan investasi.
Dari empat saham tersebut, KDTN masuk UMA setelah mengalami penurunan harga saham di luar kebiasaan. Sementara BEEF dan BAJA dikenai UMA karena kenaikan harga saham yang di luar kebiasaan. Adapun BSML masuk UMA karena terdapat indikasi pola transaksi saham yang tidak biasa.
Harga Saham
Pada penutupan perdagangan Selasa (28/7), saham KDTN ditutup di Rp320, turun 14,89% atau 56 poin dari penutupan sebelumnya Rp376. Saham ini sempat bergerak di kisaran Rp320-Rp382 dengan volume transaksi 14,77 juta saham.
Memasuki perdagangan Rabu (29/7) hingga pukul 11.19 WIB, KDTN kembali melemah. Sahamnya turun 10% ke Rp288 dari penutupan sebelumnya Rp320. Sepanjang sesi, saham bergerak di kisaran Rp274-Rp300.
Saham BEEF mengakhiri perdagangan Selasa di Rp374, melonjak 10% atau 34 poin dari posisi sebelumnya Rp340. Saham sempat menyentuh level tertinggi Rp384 dengan volume perdagangan 33,86 juta saham.
Pada perdagangan Rabu hingga pukul 11.19 WIB, penguatan masih berlanjut. BEEF naik 1,60% menjadi Rp380. Saham bergerak pada rentang Rp354-Rp384.
Sementara itu, saham BAJA ditutup menguat tipis 0,90% ke Rp224 pada Selasa (28/7). Saham bergerak di kisaran Rp224-Rp276 dengan volume transaksi mencapai 106,49 juta saham.
Namun pada perdagangan Rabu hingga pukul 11.28 WIB, BAJA berbalik melemah. Saham turun 13,39% menjadi Rp194 setelah diperdagangkan di rentang Rp192-Rp238.
Adapun saham BSML ditutup di Rp510 pada Selasa (28/7), turun 2,86% atau 15 poin dibandingkan penutupan sebelumnya Rp525. Selama perdagangan, saham bergerak di kisaran Rp505-Rp520 dengan volume 23,57 juta saham.
Pada perdagangan Rabu hingga pukul 11.30 WIB, BSML mulai pulih. Saham naik 0,98% ke Rp515 dengan rentang pergerakan Rp505-Rp520.

