STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) yang dilaksanakan pada Jumat, 5 Juni 2026 menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025 sebesar Rp118,037 miliar ( Rp30 per saham). Dividen tersebut, mencapai 64,75% dari laba bersih BALI tahun 2025 sebesar Rp182,286 miliar.
Menurut Lily Hidayat, Corporate Secretary BALI dalam keterbukaan informasi, Selasa 9 Juni 2026, pemegang saham yang berhak atas dividen adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BALI per 18 Juni 2026.
Cum dan ex dividen di pasar Reguler dan Negosiasi BEI pada 15 dan 17 Juni 2026, serta cum dan ex dividen di Pasar Tunai pada 18 dan 19 Juni 2026. Sedangkan pembayaran dividen kepada pemegang saham Perseroan pada 02 Juli 2026.
Lily mengatakan, dividen tersebut berasal dari laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir per 31 Desember 2025. Perusahaan yang bergerak di bidang penyewaan menara telekomunikasi tersebut membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp182,286 miliar pada 2025.
Di Bursa Efek Indonesia atau BEI, saham BALI pada awal perdagangan sesi I, Selasa 9 Juni 2026 tercatat stagnan di Rp1,210 per unit. Selama sepekan, harga saham BALI naik 2,54%. Jika dibandingkan antara harga 3 Mei 2026 sebesar Rp1.275 terhadap penutupan kemarin, saham BALI telah turun sebesar 5,09%. (konrad)

