spot_img

Bursa Asia Menguat, Australia Catat Rekor Baru!

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham Asia berakhir menguat pada penutupan perdagangan hari Senin sore (2/12/2024) waktu setempat. Fokus investor tertuju pada data ekonomi penting dari berbagai negara. Bursa Australia menjadi sorotan utama lantaran berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.

Mengutip CNBC International, Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,14% ke 8.447,9, mencatatkan rekor penutupan baru. Lonjakan ini didorong data penjualan ritel yang melonjak 3,4% pada Oktober. Angka tersebut menjadi kenaikan tahunan tercepat sejak Mei 2023.

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,8% ke 38.513,02, sementara Topix melompat lebih tinggi 1,27% ke 2.714,72. Hong Kong juga menunjukkan performa positif dengan Hang Seng menguat 0,65% ke 19.550,29.

China melaporkan data PMI manufaktur resmi November yang mencapai 50,3, sedikit di atas ekspektasi 50,2. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak April, menunjukkan ekspansi aktivitas. Namun, PMI non-manufaktur turun tipis ke 50,0 dari 50,2 bulan sebelumnya. Indeks CSI 300 di Tiongkok daratan juga naik 0,79% ke 3.947,63, didukung percepatan pertumbuhan harga rumah baru.

Namun, tidak semua pasar Asia bergerak positif. Korea Selatan menjadi pengecualian, dengan KOSPI turun tipis ke 2.454,48. Indeks KOSDAQ, yang didominasi saham berkapitalisasi kecil, merosot 0,35% ke 675,84, level terendah dalam 23 bulan. Data menunjukkan ekspor Korea Selatan tumbuh hanya 1,4% pada November, jauh di bawah ekspektasi 2,8%.

Shanghai Composite China menguat 1,13% ke 3.363,98, menambah optimisme di pasar regional. Pasar kini menantikan rilis data manufaktur dari berbagai negara, termasuk PMI Caixin untuk China. Data inflasi Indonesia juga menjadi fokus hari ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Wall Street Anjlok Terseret Ketegangan Timur Tengah dan Aksi Jual Saham Teknologi

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat (AS)...

Bursa Saham Eropa Catat Penurunan Terdalam Dua Pekan, Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup melemah pada...

Alphabet Guyur USD 15 Miliar untuk AI, Bursa Asia Menghijau Meski Terganjal Harga Minyak

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik mayoritas...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru