spot_img

CBDK Raih Marketing Sales Rp231 Miliar di Semester I 2026, 41% Target Tahunan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) membukukan marketing sales atau prapenjualan sebesar Rp231 miliar sepanjang semester I 2026. Realisasi prapenjualan tersebut sekitar 41% dari target marketing sales Perseroan sepanjang tahun 2026.

Pencapaian itu ditopang oleh berlanjutnya strategi monetisasi kawasan Central Business District (CBD) PIK2 melalui penjualan kaveling tanah komersial. Selain itu, kontribusi produk komersial dan residensial juga ikut mendukung kinerja seiring semakin matangnya ekosistem kawasan dan meningkatnya aktivitas bisnis di PIK2.

Produk yang memberikan kontribusi marketing sales adalah Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, Rumah Milenial di kawasan PIK2, serta kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2.

Manajemen CBDK dalam keterangan, Kamis 30 Juli 2026 menyampaikan, capaian ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek PIK2 sebagai kawasan terintegrasi yang terus berkembang dan menjadi salah satu destinasi utama bagi masyarakat, pelaku usaha, maupun investor.

Di tengah kecenderungan konsumen yang masih menerapkan sikap “wait and see” dalam mengambil keputusan pembelian maupun investasi properti, permintaan terhadap produk di kawasan PIK2 dinilai tetap terjaga.

Pertumbuhan kawasan yang berkelanjutan, aksesibilitas yang semakin baik, meningkatnya mobilitas pengunjung, serta aktivitas ekonomi yang terus berkembang menjadi faktor utama yang menjaga daya tarik kawasan tersebut.

Perkembangan CBD PIK2 juga terus berlanjut melalui pembangunan dan pengoperasian berbagai proyek strategis oleh pihak ketiga. Salah satunya gedung Bank Mandiri yang saat ini memasuki tahap akhir pembangunan. Kondisi serupa juga pada pembangunan Gedung BNI.

Menurut Manajemen Perseroan, bertambahnya institusi dan pelaku usaha di kawasan tersebut akan memperkuat posisi CBD PIK2 sebagai pusat aktivitas bisnis dan komersial yang terus berkembang.

CBDK tetap optimistis menghadapi semester II 2026. Salah satu pendorong utama berasal dari operasional Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) yang terus berkembang.

Sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025, NICE telah menjadi lokasi penyelenggaraan 55 event berskala besar. Beberapa di antaranya adalah Livin’ Fest 2025 yang dipersembahkan Bank Mandiri pada Oktober 2025 serta Java Jazz Festival 2026 pada Mei 2026.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, mengapresiasi kepercayaan para pembeli dan pelanggan di kawasan PIK2 yang turut mendorong pencapaian tersebut.

Menurut dia, realisasi marketing sales itu menunjukkan ketahanan kinerja Perseroan di tengah kondisi pasar yang masih dipengaruhi ketidakpastian global, kenaikan suku bunga domestik, serta sikap investor yang lebih selektif terhadap sektor properti.

“Di tengah dinamika pasar yang masih menantang, kinerja marketing sales Perseroan tetap berada dalam jalur yang sesuai dengan ekspektasi. Permintaan terhadap produk dan proyek yang kami kembangkan di kawasan PIK2 menunjukkan ketahanan, didukung oleh perkembangan kawasan yang terus berjalan serta ekosistem bisnis yang semakin lengkap,” ujar Steven Kusumo.

Ia menjelaskan, transformasi Central Business District (CBD) PIK2 sebagai pusat bisnis dan komersial terus memperkuat aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Salah satu pendorongnya adalah meningkatnya aktivitas di Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Perseroan memperkirakan jumlah kegiatan yang digelar di fasilitas tersebut sepanjang 2026 dapat mencapai 53 acara.

Selain itu, pembangunan Hotel Hilton Jakarta PIK2 juga terus menunjukkan progres positif. Hotel bintang lima tersebut telah menyelesaikan proses topping off dan ditargetkan mulai beroperasi pada tahun depan.

Kehadiran hotel tersebut diharapkan melengkapi fasilitas pendukung kawasan sekaligus meningkatkan daya tarik PIK2 sebagai destinasi bisnis dan komersial.

“Nilai utama PIK2 tidak hanya terletak pada pengembangan properti, tetapi juga pada perannya sebagai hub bisnis dan komersial dalam ekosistem terintegrasi yang mendukung pertumbuhan jangka panjang. Seiring bertambahnya aktivitas usaha dan membaiknya kualitas infrastruktur, kami meyakini daya saing serta nilai strategis PIK2 akan terus meningkat bagi pelaku usaha maupun masyarakat,” lanjutnya.

Steven menambahkan, Perseroan tetap memiliki optimisme terhadap kinerja pada semester II 2026. Optimisme tersebut didukung penguatan konektivitas kawasan, perkembangan aset Perseroan, serta semakin lengkapnya ekosistem bisnis yang dibangun di PIK2.

- Advertisement -

Artikel Terkait

CBDK Optimistis Kinerja Semester II 2026 Meningkat, Marketing Sales PIK2 Tembus Rp231 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK)...

PANI Bukukan Marketing Sales Rp1,9 Triliun, Penjualan Properti PIK2 Melonjak 66%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk...

Sah! CNTX Resmi Delisting dari BEI per 30 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghapus pencatatan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru