Dana Pensiun BPD Jateng Jual 1 Juta Lembar Saham Asuransi Digital (YOII)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, salah satu pemegang saham PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII) melakukan penjualan  sebanyak 1.000.000 lembar  sahamnya di emiten tersebut. Penjualan dilakukan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 21 Januari 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen Perseroan ke BEI, Kamis 22 Januari 2026,  Dana Pensiun BPD Jateng menjual saham YOII pada harga Rp111 per lembar. Dengan demikian,  Perusahaan investasi tersebut berhasil meraup keuntungan sebesar Rp111 juta.

Tujuan Dana Pensiun BPD Jateng menjual  saham YOII adalah divestasi.  Pasca transaksi tersebut, kepemilikan Dana Pensiun BPD Jateng atas YOII turun menjadi  290.468.700 unit (8,4784%) dari sebelumnya 291.468.700 ( 8,5076%) saham.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu 21 Januari 2026 saham YOII tercatat Rp108 per unit, tidak berubah dibanding penutupan sehari sebelumnya. Selama sepekan perdagangan, saham YOII turun 1,81%. Jika dibandingkan antara harga 18 Desember 2025 sebesar Rp2.010 terhadap penutupan kemarin, maka saham YOII telah meningkat sebesar 9,09%.

Seperti diketahui, saat ini YOII tengah bersiap untuk melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu atau PMHMETD sebanyak 684.937.500 saham dengan nominal Rp100 per unit. Seluruh dana hasil right issue tersebut akan digunakan untuk modal kerja  Perseroan. Manajemen YOII optimis, dengan permodalan yang kuat, Perseroan dapat melakukan ekspansi. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dihukum Bayar USD 28 Juta plus bunga ke CMNP, Hary Tanoe dan BHIT Ajukan Banding

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Taipan Hary Tanoesoedibjo dan PT MNC...

Fokus pada ESG, Astrindo (BIPI) Siap Lepas Anak Usaha Batu Bara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)...

Indah Jaya Investama Kuasai 73,09% Saham MYTX per Maret 2026

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru