Harga Bergerak Tak Wajar, BEI Awasi Perkembangan Saham KARW  dan GTRA

STOCWATCH.ID (JAKARTA)- PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi perkembangan saham PT ICTSI Jasa Prima Tbk (KARW), dan PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA).

Menurut Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam pengumuman tertulis di Jakarta, Rabu (7/2/2024), harga saham kedua emiten tersebut bergerak di luar kebiasaan.

Yulianto mengemukakan, harga saham KARW mengalami kenaikan harga cukup signifikan selama perdagangan seminggu terakhir. Sementara harga saham GTRA mencatat penurunan yang signifikan. Namun, Yulianto tidak menyebutkan penyebab kenaikan ataupun penurunan harga signifikan atas kedua saham itu.

“Saat ini kami sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham KARW dan GTRA,”tulis Yulianto dalam keterangan tertulisnya.

Oleh sebab itu, Yulianto meminta kepada investor untuk memperhatikan jawaban KARW dan GTRA atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga tersebut. Investor juga diminta untuk mencermati kinerja kedua perusahaan tercatat di atas dan keterbukaan informasi.

Selain itu, Yulianto berharap investor untuk mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS. Bahkan investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi atas kedua saham tersebut di atas.

“Pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” kata Yulianto.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dihukum Bayar USD 28 Juta plus bunga ke CMNP, Hary Tanoe dan BHIT Ajukan Banding

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Taipan Hary Tanoesoedibjo dan PT MNC...

Fokus pada ESG, Astrindo (BIPI) Siap Lepas Anak Usaha Batu Bara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI)...

Indah Jaya Investama Kuasai 73,09% Saham MYTX per Maret 2026

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru