spot_img

IHSG Sesi I Anjlok 1,75%, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Jadi Rp10.893 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/7/2026). Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 11.30 WIB, IHSG turun 110,679 poin atau 1,75% ke level 6.204,632.

Sejak pembukaan perdagangan, IHSG langsung bergerak di zona merah. Indeks dibuka di level 6.266,975, sempat menyentuh level tertinggi 6.268,534, sebelum tertekan hingga menyentuh level terendah 6.161,131.

Tekanan jual masih mendominasi pergerakan pasar. Sebanyak 594 saham ditutup melemah, sementara hanya 80 saham menguat dan 115 saham bergerak stagnan.

Saham-saham yang melemah di sesi pertama Jumat (24/7/2026) adalah BBCA turun 0,40% jadi Rp6.250 per saham. ASII turun 0,80% jadi Rp4.960, TLKM turun 1,51% jadi Rp2.610, DSSA turun 0,57% jadi Rp870, DEWA turun 5,08% jadi Rp448, dan RAJA tertekan 2,75% jadi Rp885 per saham.

Selain itu, saham BNBR turun 2,78% jadi Rp105 per unit. ANTM turun 2,92% jadi Rp2.990, BMRI turun 3,42% jadi Rp4.230, BRPT turun 4,47% jadi Rp1.710, AMMN turun 4,50% jadi Rp4.030, PTRO turun 4,68% jadi Rp4.680, dan BREN turun 5,49% jadi Rp3.440 per saham.

Aktivitas perdagangan hingga penutupan sesi I terbilang cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 24,608 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,516 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 1.459.047 kali transaksi.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia pada akhir sesi I tercatat sebesar Rp10.893,766 triliun.

Pelemahan IHSG pada sesi I menunjukkan tekanan jual masih membayangi mayoritas saham di Bursa, tercermin dari jumlah saham yang turun jauh lebih banyak dibandingkan saham yang menguat.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Losers Sepekan 20-24 Juli 2026: PRDL Ambles 30,73%, JELI dan FILM Ikut Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lima saham mencatatkan pelemahan paling dalam...

Samuel Sekuritas Jual 93,96 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Turun Jadi 32,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan...

AKKU Keluar dari Kriteria 6, Status Pemantauan Khusus BEI Berkurang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru