spot_img

Kinerja Industri PPDP Stabil hingga Juni 2026, Begini Penjelasan OJK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan kinerja sektor Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) tetap menunjukkan kondisi yang terjaga hingga Juni 2026.

Hal tersebut disampaikan Ogi Prastomiyono, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Hasil Rapat Dewan Komisioner (RDK) Bulanan Juni 2026 yang dipaparkan pada konferensi pers di Jakarta, Selasa (07/7/2026).

Dalam paparannya, Ogi menyampaikan perkembangan sejumlah indikator utama industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun. “Kinerja sektor ini dinilai masih stabil, tercermin dari pertumbuhan aset, investasi, serta penghimpunan premi dan kontribusi yang tetap terjaga di tengah dinamika perekonomian,” katanya.

Di industri perasuransian, OJK mencatat kondisi permodalan perusahaan asuransi masih kuat. Hal itu tercermin dari tingkat Risk Based Capital (RBC) perusahaan asuransi jiwa maupun asuransi umum yang tetap berada jauh di atas ketentuan minimum regulator.

Sementara itu, industri dana pensiun juga menunjukkan perkembangan positif. Nilai aset dana pensiun, baik Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) maupun Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK), terus meningkat seiring bertambahnya investasi dan akumulasi dana kelolaan.

“Adapun sektor penjaminan juga masih mencatatkan kinerja yang terjaga, didukung peningkatan aktivitas penjaminan serta kondisi permodalan yang memadai,” katanya.

Ogi menegaskan, OJK akan terus memperkuat pengawasan terhadap sektor PPDP guna menjaga stabilitas sistem keuangan. Langkah tersebut dilakukan melalui penerapan tata kelola yang baik, penguatan manajemen risiko, serta perlindungan terhadap pemegang polis, peserta dana pensiun, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Regulator juga akan melanjutkan berbagai kebijakan penguatan industri, termasuk mendorong peningkatan kualitas aset, penguatan permodalan, dan transformasi sektor jasa keuangan agar industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun semakin sehat, berdaya saing, serta mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Kembali Naik Dekati Level 6.000 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup...

IPO JECX Jadi Modal Ekspansi, JEC Tambah Dua Klinik dan Perkuat SDM Dokter Mata

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) akan...

OJK: Piutang Pembiayaan Tumbuh 3,13% pada Mei 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja sektor Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru