spot_img

Laba DGWG Melejit 58% di Kuartal I-2025, Penjualan Pestisida Jadi Andalan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) –  PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) mencatat lonjakan laba bersih di Kuartal I-2025. Perusahaan berhasil membukukan laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp25,89 miliar. Jumlah ini naik 57,66% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp16,42 miliar.

Capaian ini ditopang oleh kenaikan penjualan. Sepanjang tiga bulan pertama 2025, penjualan DGWG tercatat sebesar Rp803,14 miliar. Angka ini tumbuh 9,83% dari sebelumnya Rp731,27 miliar.

Laba bruto juga ikut naik. Setelah dikurangi beban pokok pendapatan yang sebesar Rp575,92 miliar, perusahaan mencatat laba bruto sebesar Rp227,21 miliar. Angka itu naik 8,56% dari Rp209,31 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Penjualan terbesar masih berasal dari produk pestisida dan pupuk. Penjualan pestisida tumbuh 18,17%. Sementara penjualan pupuk naik 6,30% dibandingkan Kuartal I-2024. Seluruh penjualan ini berasal dari pihak ketiga.

Menurut Direktur DGWG, Danny Jo Putra, pertumbuhan laba ini sejalan dengan strategi perusahaan.

“Peningkatan laba DGWG di Kuartal I-2025 dicapai melalui pertumbuhan tingkat penjualan yang sesuai dengan strategi dan target yang telah ditetapkan dan dijalankan Perusahaan. Pertumbuhan ini juga ditopang dengan stabilitas perolehan marjin yang dapat terus dijaga selama Kuartal ini. Capaian ini menunjukkan efektivitas strategi pertumbuhan kami dalam menghasilkan keuntungan,” ujar Danny, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (6/5/2025).

Untuk memperkuat bisnis ke depan, DGWG sedang menyiapkan pabrik karbamasi. Pabrik ini akan memproduksi bahan baku agrokimia. Peresmiannya direncanakan pada akhir Kuartal II-2025. Produk dari pabrik ini akan dipasarkan untuk kebutuhan dalam negeri dan ekspor.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Skema Pajak Baru Incar UMKM, CELIOS: Bisa Picu Kenaikan Harga dan Beratkan Pengusaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Center of Economic and Law Studies (CELIOS)...

Ada Klausul Evaluasi Pimpinan OJK di Revisi UU P2SK, Ini Penjelasan OJK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan...

Skema Pendanaan dari Surplus BI dan LPS Dibatalkan, OJK Ungkap Sumber Anggaran untuk Mandat Baru UU P2SK

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan tetap...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru