spot_img

Kinerja CLEO Semester I 2026 Melesat, Laba Rp262 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester I 2026. Emiten produsen air minum dalam kemasan ini membukukan laba periode berjalan sebesar Rp262,51 miliar hingga 30 Juni 2026. Perolehan laba ini tumbuh 27,04% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp206,64 miliar.

Kenaikan laba ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih CLEO yang mencapai Rp1,69 triliun pada semester I 2026. Angka tersebut naik 23,78% dari semester I 2025 sebesar Rp1,37 triliun.

Seiring dengan peningkatan penjualan, beban pokok penjualan Perseroan turut meningkat 29,17% jadi Rp753,25 miliar dari Rp583,13 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kendati demikian, emiten air minum dalam kemasan ini berhasil membukukan laba bruto Rp937,70 miliar, meningkat 19,76% dibandingkan Rp782,97 miliar pada semester I 2025.

Di sisi operasional, beban penjualan CLEO tercatat sebesar Rp485,53 miliar, naik 13,5% dari Rp427,74 miliar. Sementara beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp86,57 miliar dari Rp74,30 miliar.

Adapun beban keuangan tercatat Rp14,04 miliar, sedikit lebih tinggi dibanding Rp13,43 miliar pada semester I 2025. Pos lain-lain bersih mencapai Rp15,46 miliar, naik dari Rp1,70 miliar.

Dengan perkembangan tersebut, laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp336,04 miliar, meningkat dari Rp265,75 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Setelah dikurangi beban pajak penghasilan bersih sebesar Rp73,53 miliar, Perseroan membukukan laba periode berjalan Rp262,51 miliar.

Dari total laba tersebut, sebesar Rp255,82 miliar diatribusikan kepada pemilik entitas induk, naik 23,26% dibanding Rp207,54 miliar pada semester I 2025. Sementara itu, kepentingan non-pengendali mencatat laba Rp6,69 miliar. Pada periode sama 2025, pos ini rugi Rp904,45 juta.

Perseroan juga membukukan total penghasilan komprehensif periode berjalan sebesar Rp262,51 miliar, meningkat dari Rp206,83 miliar pada semester I 2025. Kinerja positif tersebut turut mendorong kenaikan laba per saham dasar menjadi Rp10,66 per saham, dibandingkan Rp8,65 per saham pada semester I tahun lalu.

CLEO mencatat total asset sebesar Rp3,51 triliun per 30 Juni 2026, naik 16,2% dari Rp3,01 triliun per 31 Desember 2025. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas Perseroan per Juni 2026, masing-maing sebesar Rp933,46 miliar dan Rp2,57 triliun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Laba Bersih Bank Danamon Naik 33% Jadi Rp2,4 Triliun pada Semester I 2026, Kredit Tumbuh 12%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)...

Kinerja Prodia (PRDA) Semester I 2026 Moncer, Pendapatan Tertinggi Empat Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru