spot_img

Raup Rp1,03 Triliun, Chengdong Investment Lepas 3,7 Miliar Saham BUMI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Investor asing, HSBC-Fund SVS A/C Chengdong Investment Corp-Self, melaporkan pengurangan porsi kepemilikan sahamnya di PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Mereka melepas miliaran lembar saham emiten pertambangan batu bara tersebut. Laporan perubahan kepemilikan ini disampaikan secara resmi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (26/12/2025).

Transaksi penjualan saham dilakukan secara bertahap dan intensif. Chengdong Investment mulai menjual sahamnya sejak 1 Desember 2025 hingga 22 Desember 2025. Total volume saham yang dilepas mencapai 3.713.353.900 lembar.

Harga penjualan saham BUMI dalam periode tersebut cukup bervariasi. Rentang harga transaksi tercatat mulai dari yang terendah Rp238 per lembar hingga tertinggi Rp388 per lembar. Berdasarkan perhitungan dari seluruh rangkaian transaksi, total dana yang berhasil diraup mencapai Rp1,03 triliun.

Aksi jual ini berdampak langsung pada persentase kepemilikan saham Chengdong Investment di BUMI. Sebelum transaksi, mereka menggenggam sebanyak 25.989.764.030 lembar saham. Jumlah ini setara dengan 6,99% hak suara.

Pasca transaksi, jumlah saham yang dimiliki berkurang menjadi 22.276.410.130 lembar. Porsi kepemilikan kini menyusut menjadi 5,99%. Status kepemilikan saham ini tercatat sebagai kepemilikan langsung.

Dalam dokumen pelaporannya, pihak Chengdong Investment menjelaskan alasan di balik aksi korporasi ini. Tujuan transaksi disebutkan secara spesifik sebagai divestasi.

Pihak pelapor juga menyatakan bertanggung jawab penuh atas kebenaran informasi tersebut.

“Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” tulis manajemen dalam laporannya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Anak Usaha Transcoal Pacific (TCPI) Kantongi Kredit Rp114,2 Miliar untuk Bangun 4 Armada Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energy Transporter Indonesia, anak usaha...

Komisaris Independen OASA Djoko Rosmiatun Mijaata Resmi Mengundurkan Diri, Efektif 22 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Komisaris Independen PT Maharaksa Biru Energi Tbk...

FLMC Buka Suara Soal Nasib Uang Muka Mesin, Utang Pajak Hingga Divestasi Pengendali

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru