spot_img

Rencana Strategis, MNC Asia Holding Lepas 200 Juta Saham IATA di Harga Rp80

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – MNC Asia Holding  Tbk (BHIT)  melepas kepemilikan saham dalam PT MNC  Energy Investments Tbk (IATA) pada tanggal 3 Maret 2026. Jumlah saham IATA yang dijual oleh BHIT sebanyak 200 juta lembar atau sekitar 0,64%  dari saham disetor Perseroan  dengan nilai transaksi mencapai Rp16 miliar.

Manajemen BHIT dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu 4 Maret 2026 menyebutkan,  tujuan penjualan saham IATA seharga Rp80 per unit sebagai rencana strategis Perseroan.

BHIT menjual saham IATA di bawah harga pasar. Pasalnya, pada tanggal 3 Maret 2026, harga saham IATA di bursa berada di Rp83. Per unit Dengan demikian, BHIT menjual saham IATA  lebih murah Rp3 dibandingkan harga di pasar reguler.

Setelah transaksi  tersebut, kepemilikan MNC Asia Holding  Tbk (BHIT)  atas saham IATA turun menjadi  3.432.110.566 unit atau setara 10,97%. Adapun sebelum transaksi,  kepemilikan BHIT menggenggam 3.632.110.566 (11,51% ).

IATA memiliki  kinerja yang solid. Sepanjang tahun 2025, Perseroan berhasil memproduksi 3,56 juta ton batubara dengan total penjualan mencapai 3,38 juta ton atau sekitar 80% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2025.

Pada tahun 2026 ini, IATA menargetkan total produksi batubara mencapai 7,85 juta ton atau melonjak 179% dibanding RKAB 2025. Produksi batubara tersebut diperoleh IATA  dari beberapa perusahaan entitas anak. Antara lain PT Arthaco Prima Energy (APE) sebesar 3 juta ton, PT Indonesia Batu Prima Energi (IBPE) sebesar 1,10 juta ton, dan PT Putra Muba Coal (PMC) sebesar 3,75 juta ton.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia atau BEI, Rabu 4 Maret 2026, saham IATA ditutup turun 6,02% menjadi  Rp78 per unit, dibanding sehari sebelumnya di posisi Rp83. Selama sepekan perdagangan, harga saham IATA turun sebesar 6,02%, dari Rp83 per 26 Februari 2026 menjadi Rp78 per unit pada 4 maret 2026. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank DBS Indonesia Salurkan Rp3,8 Triliun pada 2025, Dorong Pemberdayaan Masyarakat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Bank DBS Indonesi secara...

RUPS PIK2 (PANI) Setujui Dividen Rp90,585 Miliar dan Penggunaan Dana Hasil PMHMETD III

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Pantai...

RUPS Bangun Kosambi Sukses (CBDK) Sepakati Dividen Rp5 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru