Tambah Kepemilikan 0,7% Saham NSSS, Samuel International Kuasai 8,50%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Samuel International, salah satu pemegang saham  PT Nusantara Sawit Sejahtera  Tbk (NSSS) menambah porsi kepemilikan dengan memborong 165.000.000 unit (0,7%) saham perusahaan kelapa sawit tersebut pada 13 Januari 2026.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Kamis 15 Januari 2026, Samuel International membeli saham NSSS pada harga Rp570 per lembar. Dengan demikian, perusahaan ini merogoh kocek sebesar Rp94,05 miliar.

Sebelum transaksi, Samuel International menguasai 1.855.188.500 lembar atau setara 7,80% saham NSSS. Adapun setelah transaksi ini, porsi kepemilikan  Samuel meningkat menjadi  2.020.188.500 lembar atau sekitar 8,50%.

Sekedar informasi, perdagangan saham NSSS dihentikan sementara (suspensi) oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak, Jumat 9 Januari 2026. Suspensi tersebut dilakukan BEI karena harga saham emiten kelapa sawit ini meningkat signifikan selama beberapa hari perdagangan. Menurut BEI, suspensi perdagangan saham NSSS tersebut dilakukan otoritas Bursa dalam rangka perlindungan bagi investor.

Seperti diketahui, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) atau NSS Group adalah perusahaan yang didirikan pada tahun 2008 namun mulai beroperasi pada tahun 2009. Perusahaan ini memproduksi tandan buah sawit, minyak sawit mentah, dan inti sawit dari lima perkebunan di Kalimantan Tengah.

Perusahaan tersebut juga memiliki satu pabrik kelapa sawit berkapasitas 60 MT per jam di Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Produk yang dihasilkan oleh NSSS Group diutamakan untuk dijual di pasar domestik. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Sinyal ‘Buy On Weakness’, Direksi BCA Agresif Borong Saham Miliaran Rupiah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Jajaran direksi PT Bank Central Asia...

Tiga Emiten Sukses Raup Rp3,75 Triliun Lewat Rights Issue, Giliran Sektor Properti Unjuk Gigi!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Sektor properti dan real estat mendominasi...

Dikuasai Perusahaan Jumbo dan Sektor Kesehatan, Ini Bocoran 16 Calon Emiten Baru di BEI.

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, hingga...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru