Rabu, Januari 21, 2026
27.3 C
Jakarta

BI dan MUI Perkuat Kerjasama Bidang Pengembangan Instrumen dan Digitalisasi Eksyar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bank Indonesia (BI) mengumumkan, BI dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomitmen untuk mendukung dan mewujudkan iklim yang kondusif bagi pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) di Indonesia. Hal itu dikemukakan Fadjar Majardi, Direktur BI Bidang Departemen Komunikasi.

 

Fadjar mengemukakan, berkomitmen ini diwujudkan dalam Nota Kesepahaman (NK) penguatan kerja sama kedua lembaga mengenai pengembangan instrumen keuangan komersial dan sosial syariah, pengembangan pasar keuangan syariah, pengembangan instrumen moneter syariah, pengembangan UMKM syariah, penguatan ekonomi keumatan, dan penguatan penyelenggaraan jaminan produk halal, serta digitalisasi pengelolaan keuangan syariah.

NK ini  ditandatangani oleh Perry Warjiyo, Gubernur BI, dan KH Anwar Iskandar, Ketua Umum MUI, disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia (RI), Ma’ruf Amin yang juga merupakan Ketua Dewan Pertimbangan MU di Jakarta, Selasa (07/5/2024).

“Selain itu, kerja sama juga mencakup dukungan penetapan fatwa dan konsultasi pemenuhan prinsip-prinsip syariah atas instrumen serta usulan kebijakan BI yang terkait keuangan syariah,” tulis Fadjar dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (08/5/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Presiden RI menyampaikan apresiasi dan dukungan atas kerja sama BI dan MUI dalam mengawal akselerasi pengembangan eksyar di Indonesia. Lebih lanjut Wakil Presiden  juga turut menekankan pentingnya konsistensi membangun komunikasi dan kerja sama yang erat untuk kemaslahatan umat, serta terus berkontribusi memajukan pengembangan eksyar di Indonesia. Pemberdayaan ekonomi dan keuangan syariah yang lebih luas diharapkan akan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

NK BI dan MUI yang berlangsung periode 2024-2028 ini merupakan bagian dari penajaman peran BI sesuai dengan mandat yang tertuang dalam UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK).

Ke depan, BI berkomitmen untuk terus mempererat kerja sama strategis antar institusi terkait untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui pencapaian Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Selain itu, melalui kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kontribusi aktif kantor-kantor perwakilan BI di dalam dan luar negeri dalam mengakselerasi pengembangan eksyar di Indonesia. (*/yan)

- Advertisement -

Artikel Terkait

SMAR Siap Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,2 Triliun, Ini Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sinar Mas Agro Resources and...

Laba Bersih JMAS Melonjak 42,7%, Aset Tembus Rp391 Miliar Akhir 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra...

Dana Sukuk Rp1,34 Triliun Ludes, BALI Lunasi Utang ke BMRI dan BVIC

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) melaporkan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru