spot_img

Penuhi Ketentuan Free Float, Pengendali CSAP Divestasi 3,255% Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama sekaligus pengendali  PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP), Budyanto Totong  menjual 185 juta unit (3,255%) saham  perusahaan ritel tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada 10 Juni 2026.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Budyanto Totong  terhadap CSAP  turun menjadi 168.893.142 unit atau setara 2,972% dari sebelumnya sebanyak 353.893.342 unit atau setara dengan 6,227% saham.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen Perseroan ke BEI, Kamis 11 Juni 2026, Budyanto Totong  menjual saham CSAP pada harga Rp252 per lembar. Dengan demikian,  Budyanto  Totong berhasil mengantongi dana sebesar Rp46,62 miliar.

“Tujuan transaksi adalah divestasi dalam rangka memenuhi ketentuan BEI perihal minimum free float 15%,” tulis Manajemen Perseroan dalam laporannya.

Seperti dikutip dalam laporan keuangan per Maret 2026, pemegang saham Catur Sentosa Adiprana (CSAP) adalah sebagai berikut,  PT Buanatata Adisentosa sebesar 32,01%, SCG Retail Holding Co, Ltd sebesar 30,89%, NT Asian Discovery Master FD sebesar 13,18%, Albizia Asean Opportunities Fund sebesar 10%, Tn. Budyanto Totong sebesar 6,23%, dan publik 7,68%, dan lainnya dibawah 1%.

Hingga pukul 09.40 WIB perdagangan sesi I di BEI, Kamis 11 Juni 2026, saham CSAP tercatat stagnan di level Rp260 per unit. Selama periode sepekan, saham CSAP turun 3,7%. Jika dibandingkan antara harga 6 Mei 2026 sebesar Rp286 terhadap penutupan kemarin, maka saham CSAP telah turun sebesar 9,09%.

PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) dimulai pada tahun 1966 sebagai toko cat kecil di Gajah Mada, Jakarta, bernama Toko Tjat Sentosa. Perusahaan ini sendiri didirikan pada bulan Desember 1983 sebagai perusahaan retail bahan bangunan.

Perusahaan memiliki tiga unit bisnis melalui anak usahanya: distribusi (bahan bangunan, kimia, dan barang konsumsi), ritel modern (Mitra10 dan Atria), dan pengembangan gudang. Saat ini CSAP memiliki 42 cabang distribusi bahan bangunan, 38 cabang distribusi FMCG, 39 gerai Mitra 10, dan 13 gerai Atria. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Penjualan Mobil Nasional Capai 359.015 Unit, Astra Masih Rajai Pasar dengan Pangsa 51%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Penjualan mobil di pasar domestik terus...

Perkuat Bisnis Anak Usaha, Indonet Suntik Modal ke DGE

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indointernet Tbk (EDGE) memperkuat modal...

Dividen BLES Rp1,89 per Saham Cair Awal Juli 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru