spot_img

BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham DWGL. Ini Penyebabnya!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) pada 13 November 2024. Keputusan ini diambil setelah harga saham DWGL mengalami lonjakan signifikan dalam waktu singkat.

“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham DWGL, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan DWGL pada tanggal 13 November 2024,” ujar Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (13/11/2024).

Aji menjelaskan, penghentian perdagangan ini dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Tujuan utamanya adalah memberi waktu bagi pelaku pasar untuk mencerna informasi lebih baik dan mengambil keputusan yang lebih matang. “Memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham DWGL,” ujar Aji.

BEI juga mengingatkan agar semua pihak yang berkepentingan memperhatikan dengan seksama keterbukaan informasi yang diberikan oleh perusahaan.

Pada penutupan perdagangan hari Selasa (12/11/2024), harga saham DWGL melonjak Rp40 atau 19,23% menjadi Rp248 per unit. Volume transaksi DWGL mencapai 12,02 juta saham, dengan total nilai sebesar Rp2,96 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 2.704 kali.

- Advertisement -

Artikel Terkait

CGS International Securities Singapore Buang Lagi 4,54% Saham DILD, Kepemilikan Tersisa 5,66%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Investor asal Ingapura, CGS International Securities Singapore...

Bos CSIS Serok 339.200 Saham Perusahaan Sendiri di Saat Harga Turun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Tjoea Aubintoro, Direktur PT Cahayasakti Investindo Sukses...

Moody’s Beri Rating Baa2 untuk Danantara Investment Management, Outlook Negatif

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Moody's Ratings memberikan rating issuer pertama...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru