STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Investor mengamati perkembangan terbaru terkait keluarnya Uni Emirat Arab (UEA) dari kartel minyak OPEC. Sentimen negatif juga datang dari laporan pelemahan pertumbuhan OpenAI di Amerika Serikat (AS).
Mengutip CNBC International, langkah UEA meninggalkan OPEC pada 1 Mei mendatang menjadi pukulan telak bagi kartel tersebut. Selama ini OPEC mengoordinasikan produksi di antara produsen minyak terbesar dunia. Kondisi ini terjadi saat pasar teknologi global juga tertekan kabar kurang sedap dari OpenAI.
Pendapatan dan pertumbuhan pengguna baru OpenAI dilaporkan berada di bawah target internal perusahaan. Kabar tersebut memicu kekhawatiran terhadap prospek sektor teknologi. Investor kini berhati-hati menanti dampak jangka panjang dari perlambatan raksasa kecerdasan buatan tersebut.
CFO Sarah Friar menyatakan kekhawatiran OpenAI mungkin tidak mampu membayar kontrak komputasi pada masa depan jika pendapatan tidak tumbuh cukup cepat. Pernyataan Friar kepada kepemimpinan perusahaan ini menjadi sorotan utama pelaku pasar global.
Indeks Kospi Korea Selatan ditutup naik 0.75% ke level 6,690.9. Sementara itu, indeks Kosdaq yang mencakup saham berkapitalisasi kecil menguat 0.39% ke posisi 1,220.26. Penguatan ini terjadi di tengah fluktuasi pasar regional lainnya.
Bursa saham China daratan mencatatkan kenaikan cukup signifikan. Indeks CSI 300 melonjak 1.1% dan berakhir pada posisi 4,810.35. Indeks Hang Seng di Hong Kong juga merangkak naik 1.2% pada jam terakhir perdagangan.
Kenaikan juga terlihat di pasar saham India. Indeks Nifty 50 menguat 0.76% ke posisi 24,177.65. Sebaliknya, pasar saham Jepang ditutup karena hari libur nasional. Langkah ini membuat volume perdagangan di kawasan Asia sedikit lebih rendah dari biasanya.
Bursa Australia justru tergelincir ke zona merah. Indeks S&P/ASX 200 ditutup melemah 0.27% ke level 8,687. Penurunan ini mengikuti tren negatif bursa Wall Street pada malam sebelumnya.
Di AS, indeks S&P 500 dan Nasdaq juga melemah pada penutupan perdagangan sebelumnya. Laporan OpenAI dan kenaikan harga minyak menjadi beban utama bursa saham Amerika. Investor kini fokus menunggu kesimpulan rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang dipimpin Jerome Powell.
