spot_img

IHSG Uji Resistance 5.500, Intip Bocoran Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari Ini!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) jatuh cukup dalam pada awal pekan ini. Indeks ditutup anjlok 4,52% atau turun 252,626 poin ke level 5.342,137 pada perdagangan Senin (8/6/2026).

Posisi ini merosot jauh jika dibandingkan penutupan Jumat (5/6/2026) di level 5.594,765. Indeks sempat dibuka melemah pada level 5.486,311 sebelum akhirnya terus tertekan sepanjang hari mendekati level 5.300.

Aksi jual oleh investor luar negeri menjadi salah satu pemicu utama. Total nilai jual bersih (net sell) asing mencapai sekitar Rp587 miliar. Beberapa saham yang paling banyak dijual investor asing adalah BBCA, BBRI, TLKM, ANTM, dan AMMN.

Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memberikan gambaran mengenai arah pasar. Menurutnya, indeks masih punya tantangan besar untuk bangkit kembali.

“IHSG berpotensi tes resistance di 5.500, tapi jika gagal break resistance, masih terbuka peluang terus terkoreksi sepanjang Rupiah terus melemah,” ujar Fanny dalam risetnya, Selasa (9/6/2026).

Fanny menetapkan batas bawah (support) IHSG pada rentang 5.000-5.150. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 5.400-5.500.

Kondisi pasar saat ini terlihat sangat berbeda jika dibandingkan periode awal tahun. Pada Januari 2026, IHSG sempat bergerak di zona hijau dan parkir di level 8.936,754. Kala itu, Fanny menyebut indeks berpeluang menguat.

“IHSG masih berpotensi melanjutkan kenaikan hari ini jika kuat bertahan di support 8.900,” ungkap Fanny pada catatan sebelumnya (12/1/2026).

Untuk perdagangan hari ini, Fanny membagikan beberapa ide perdagangan saham (trading idea). Saham-saham yang menarik dicermati adalah BMRI, TPIA, BUMI, BIPI, DEWA, dan MINA.

Berikut rincian rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas:

  1. BMRI – Spec Buy
  • Area beli: Rp3.680 – Rp3.710
  • Target dekat: Rp3.750 – Rp3.820
  • Batas rugi (cut loss): di bawah Rp3.680
  1. TPIA – Spec Buy
  • Area beli: Rp1.550 – Rp1.600
  • Target dekat: Rp1.680 – Rp1.730
  • Batas rugi (cut loss): di bawah Rp1.470
  1. BUMI – Buy on Weakness
  • Area beli: Rp117 – Rp123
  • Target dekat: Rp135 – Rp139
  • Batas rugi (cut loss): di bawah Rp117
  1. BIPI – Spec Buy
  • Area beli: Rp125 – Rp128
  • Target dekat: Rp136 – Rp142
  • Batas rugi (cut loss): di bawah Rp125
  1. DEWA – Spec Buy
  • Area beli: Rp240 – Rp250
  • Target dekat: Rp260 – Rp280
  • Batas rugi (cut loss): di bawah Rp238
  1. MINA – Buy on Weakness
  • Area beli: Rp226 – Rp238
  • Target dekat: Rp248 – Rp260
  • Batas rugi (cut loss): di bawah Rp226

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Indospring Siap Terima Pendapatan Dividen US$510 Ribu dari Anak Usaha

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Indospring Tbk (INDS) mengumumkan bahwa...

Tunda Bayar Bunga Obligasi ke-10, BEI Suspensi Perdagangan Saham Adhi Commuter Properti (ADCP)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi)...

Penuhi Aturan BEI, PGUN Siap Tingkatkan Saham Publik Hingga 15% Secara Bertahap

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berencana...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru