spot_img

Pyridam Farma (PYFA) Ganti Komisaris Utama, Rencana Rights Issue II Ikut Ditunda

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) membawa dua kabar penting bagi para pemegang saham. Emiten farmasi ini melakukan perombakan pada jajaran dewan komisaris sekaligus menunda rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau Rights Issue II.

Perubahan ini disampaikan Herdiasti Anggitya Dwisani, Corporate Secretary PYFA. Widjanarko Brotosaputro kini resmi menjabat sebagai Komisaris Utama menggantikan Robby Yulianto terhitung sejak 11 Juni 2026. Sebelumnya, Widjanarko menjabat sebagai Komisaris di perusahaan tersebut.

Selain pergantian kursi pimpinan komisaris, susunan direksi dan komisaris lainnya tetap bertahan sesuai hasil keputusan tahun sebelumnya. Berikut susunan pengurus PYFA saat ini:

Direksi:

  • Direktur Utama: Lee Yan Gwan
  • Direktur: Antes Eko Prasetio
  • Direktur: Yenfrino Gunadi
  • Direktur: Bedjo Stefanus
  • Direktur: Sinta Lestari Ningsih

Komisaris:

  • Komisaris Utama: Widjanarko Brotosaputro
  • Komisaris Independen: Maura Linda Sitanggan
  • Komisaris Independen: Charles D. Marpaung

Bersamaan dengan perubahan pengurus, manajemen PYFA mengumumkan penundaan Rights Issue II. Langkah ini diambil setelah perusahaan mencermati situasi ekonomi yang sedang terjadi.

“Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi pasar modal dan makroekonomi terkini yang dinilai belum kondusif untuk mendukung pelaksanaan PMHMETD II,” ujar Herdiasti dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (12/6/2026).

Herdiasti menjelaskan penundaan ini tidak memberikan dampak buruk bagi perusahaan. Secara operasional, hukum, maupun kondisi keuangan, PYFA tetap berjalan normal. Kelangsungan usaha perseroan juga dipastikan tidak terganggu akibat keputusan tersebut.

Manajemen akan terus memantau perkembangan pasar modal secara rutin. Perseroan berencana mengkaji kembali pelaksanaan Rights Issue II saat kondisi pasar sudah lebih stabil dan mendukung.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Multifiling Mitra (MFMI) Tebar Dividen Rp21,96 Miliar, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perusahaan di bidang pengelolaan dan penyimpanan dokumen,  PT...

IHSG Pagi Ini Naik 1,3% ke 5.962,567 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Dasco Sebut Saham BBCA Layak Beli Mumpung Murah, Manajemen Kebut Buyback Rp5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru