STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang bangkit ke zona hijau pada perdagangan Kamis (30/7/2026). Pergerakan indeks diprediksi mengalami rebound setelah tertekan pada sesi sebelumnya.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, memaparkan pandangannya mengenai arah pergerakan pasar hari ini. Menurutnya, IHSG memiliki tenaga untuk berbalik menguat.
“Kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi rebound dengan support 6087 dan 6030, sedangkan untuk resistance 6110 dan 6170,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada perdagangan Rabu (29/7/2026), IHSG ditutup melemah sebesar 39,20 poin atau 0,64% ke level 6.091. Penurunan ini sejalan dengan aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing di pasar reguler. Nilai jual bersih asing tersebut tercatat mencapai Rp 183 miliar.
Dari sisi sektoral, pergerakan saham berlangsung variatif. Sektor teknologi menjadi yang terkuat dengan kenaikan 0,18%. Di sisi lain, sektor properti & real estat berada di posisi terendah dengan koreksi sebesar 2,75%.
Untuk perdagangan hari ini, Fanny juga membagikan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati. “Trading idea hari ini: ENRG, MEDC, AKRA, ESSA, AADI, dan ISAT,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkap dari BNI Sekuritas:
- ENRG – Spec Buy
- Area beli: Rp 1.210 – Rp 1.225
- Cut loss: di bawah Rp 1.200
- Target dekat: Rp 1.250 – Rp 1.270
- MEDC – Spec Buy
- Area beli: Rp 1.220 – Rp 1.230
- Cut loss: di bawah Rp 1.210
- Target dekat: Rp 1.250 – Rp 1.290
- AKRA – Spec Buy
- Area beli: Rp 1.440 – Rp 1.465
- Cut loss: di bawah Rp 1.440
- Target dekat: Rp 1.480 – Rp 1.510
- ESSA – Spec Buy
- Area beli: Rp 600 – Rp 615
- Cut loss: di bawah Rp 600
- Target dekat: Rp 630 – Rp 660
- AADI – Spec Buy
- Area beli: Rp 8.650 – Rp 8.850
- Cut loss: di bawah Rp 8.500
- Target dekat: Rp 9.000 – Rp 9.100
- ISAT – Spec Buy
- Area beli: Rp 1.880 – Rp 1.900
- Cut loss: di bawah Rp 1.860
- Target dekat: Rp 1.920 – Rp 1.950
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

