spot_img

DAAZ Siap Lunasi Pokok dan Kupon Obligasi Rp153,32 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) akan melakukan pembayaran pokok dan kupon Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 Seri A yang jatuh tempo hari ini, Senin 20 Juli 2026.  Nilai pokok obligasi yang akan dibayarkan mencapai Rp150 miliar, sementara pembayaran kupon keempat sebesar Rp3,32 miliar.

Informasi tersebut disampaikan manajemen DAAZ melalui keterbukaan informasi kepada pemegang efek dengan surat nomor 062/DIR-VI/2026 tertanggal 29 Juni 2026. Dalam pengumuman itu, perseroan menyebutkan pelaksanaan pembayaran pokok dan kupon akan dilakukan pada 20 Juli 2026.

Obligasi yang dibayarkan merupakan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 Seri A. Untuk pembayaran pokok, nilai nominal tercatat sebesar Rp150 miliar. Adapun kupon keempat dibayarkan dengan tingkat bunga 8,85% atau senilai Rp3,318 miliar.

Chief of Investor Relations PT Daaz Bara Lestari Tbk, Yulianti, dalam keterbukaan informasi menyampaikan, “Demikian untuk diketahui.”

Sejalan dengan itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) juga mengumumkan jatuh tempo Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025 Seri A melalui pengumuman nomor Peng-JTO-00030/BEI.PP3/07-2026.  BEI menyebutkan mulai 20 Juli 2026, obligasi tersebut tidak lagi tercatat dan tidak dapat diperdagangkan di Bursa.

Dalam pengumuman BEI disebutkan obligasi tersebut memiliki kode seri DAAZ01A dengan nilai seri sebesar Rp150 miliar.  Prospektus diterbitkan pada 2 Juli 2025, sedangkan tanggal penerbitan obligasi pada 10 Juli 2025 dan jatuh tempo pada 20 Juli 2026.

Pengumuman bursa itu ditandatangani oleh Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 BEI, Lidia M. Panjaitan, serta Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A.

- Advertisement -

Artikel Terkait

PP Persero (PTPP) Cetak Laba Rp193,46 Miliar pada Semester I 2026, Melonjak 196,5%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT PP Persero Tbk (PTPP) berhasil membukukan...

BEI Jatuhkan Sanksi SP3 kepada Unit Bisnis Grup Sinar Mas (SMMF), Ternyata Ini Penyebabnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan...

Penjualan Terkoreksi, Mark Dynamics (MARK) Catat Laba Rp283 Miliar dan Aset Rp1,02 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru