spot_img

Dasco Sebut Saham BBCA Layak Beli Mumpung Murah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad merespons aksi pembelian saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR RI, Kamis (11/6/2026), Dasco menilai tidak ada persoalan jika pembelian saham dilakukan melalui mekanisme pasar yang berlaku.

“Saya pikir kalau bank BCA sepanjang dilakukan dengan mekanisme pasar, ya apalagi saat ini kan sahamnya sedang lumayan agak murah ya dibeli aja karena apa namanya dengan termasuk aset nasional yang strategis, sepanjang itu melalui mekanisme pasar pembeliannya, itu nggak ada masalah menurut saya. Silakan aja dibeli,” kata Dasco.

Pada perdagangan Kamis (11/6/2026), saham BBCA ditutup menguat Rp175 atau 3,10% ke level Rp5.825 per saham. Harga tersebut lebih tinggi dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp5.650 per saham. Sepanjang perdagangan, BBCA bergerak di rentang Rp5.550 hingga Rp5.875 per saham dengan volume transaksi mencapai 543,29 juta saham.

Meski menguat dalam sehari, posisi saham BBCA masih berada jauh di bawah level tertingginya pada tahun berjalan. Data perdagangan menunjukkan BBCA sempat menyentuh level tertinggi tahun ini di Rp8.175 per saham pada 6 Januari 2026.

Dengan harga penutupan Rp5.825 per saham pada 11 Juni 2026, saham BBCA masih turun sekitar 28,75% dibanding posisi puncak tersebut. Jika dibandingkan dengan level tertinggi dalam 52 minggu terakhir di Rp9.125 per saham, penurunan BBCA mencapai sekitar 36,16%.

Sementara itu, level terendah tahun berjalan tercatat di Rp4.850 per saham pada 8 Juni 2026. Adapun rentang pergerakan saham selama 52 minggu berada di kisaran Rp4.820 hingga Rp9.125 per saham. Kapitalisasi pasar BBCA saat ini mencapai sekitar Rp718,08 triliun.

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Multifiling Mitra (MFMI) Tebar Dividen Rp21,96 Miliar, Catat Tanggal Cum Date

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Perusahaan di bidang pengelolaan dan penyimpanan dokumen,  PT...

IHSG Pagi Ini Naik 1,3% ke 5.962,567 Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Pyridam Farma (PYFA) Tunda Pelaksanaan PMHMETD, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Pyridam Farma Tbk (PYFA)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru