spot_img

Harga Emas Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Masa. Ini Pemicunya!

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia mencetak sejarah baru pada penutupan perdagangan Kamis (12/9/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (13/9/2024) WIB. Emas melesat tajam, mencapai rekor tertinggi sepanjang masa. Lonjakan ini terjadi berkat harapan besar akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve yang akan diumumkan minggu depan.

Mengutip CNBC International, harga emas spot naik 1,8% menjadi US$2.556,86 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS melonjak 1,7% menjadi US$2.585,20 per ons. Kenaikan harga ini menyusul data ekonomi AS yang menunjukkan perlambatan ekonomi.

Menurut Departemen Tenaga Kerja AS, klaim awal untuk tunjangan pengangguran naik 2.000 menjadi 230.000. Selain itu, harga produsen AS mengalami kenaikan sedikit lebih dari yang diperkirakan pada bulan Agustus. Namun, tren ini tetap konsisten dengan inflasi yang mereda.

Alex Ebkarian, Chief Operating Officer di Allegiance Gold, menjelaskan, “Kita menuju lingkungan suku bunga yang lebih rendah, sehingga emas menjadi lebih menarik. Saya pikir kita mungkin akan melihat pemangkasan yang lebih sering dibandingkan dengan pemangkasan besar.”

Saat ini, pasar memperkirakan peluang 87% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan Federal Reserve yang akan berlangsung pada 17-18 September mendatang. Ada juga peluang 13% untuk pemangkasan sebesar 50 basis poin, menurut alat CME FedWatch. Logam seperti emas sering menjadi pilihan utama saat suku bunga rendah.

Phillip Streible, Chief Market Strategist di Blue Line Futures, menambahkan, “Pasar tenaga kerja terus melemah dan jika pasar tenaga kerja memburuk, proses pemangkasan suku bunga ini kemungkinan akan berlangsung lebih lama.”

Tak hanya emas, paladium juga mencatatkan kenaikan signifikan, melonjak 2,7% menjadi US$1.035,69 per ons. Logam ini mencapai level tertinggi dalam lebih dari dua bulan. Kenaikan ini dipicu oleh komentar Presiden Rusia Vladimir Putin, yang menyarankan pembatasan ekspor uranium, titanium, dan nikel sebagai balasan terhadap Barat. Meskipun Putin tidak menyebutkan paladium, logam ini adalah produk sampingan dari produksi nikel Rusia. Pembatasan ekspor bisa mengurangi produksi paladium dan memperdalam defisit saat ini di pasar paladium.

Sementara itu, harga perak spot naik 2,3% menjadi US$29,35 per ons. Platinum juga meningkat 1,8% menjadi US$968,48 per ons. Lonjakan harga emas menunjukkan betapa kuatnya daya tarik logam mulia ini di tengah ketidakpastian ekonomi global.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Aksi Jual Melanda Pasar, Harga Emas Dunia Tergelincir Jelang Rilis Data Inflasi

STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa...

Harga Minyak Dunia Anjlok 3% Setelah Jalur Selat Hormuz Kembali Pulih

STOCKWATCH.ID (HOUSTON) – Harga minyak dunia merosot sekitar 3%...

Harga Emas Menguat Tipis, Gencatan Senjata Israel-Iran Redakan Tekanan Pasar

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Harga emas dunia kembali stabil pada...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru