spot_img

Tambah Kapasitas, Uni Charm Beli Mesin Produksi Senilai Rp185,37 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) mengumumkan, pihaknya telah melakukan pembelian asset, berupa mesin pabrik untuk produksi jenis celana dewasa ukuran XL dan XXL dari  Unicarm Corporation Jepang (UC Jepang) pada Jumat (30/6).

Direksi UCID dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/7) mengemukakan, harga pembelian mesin tipe MC55 dan mesin tipe MC56 milik UNCR oleh Perseroan masing-masing sebesar Rp137,24 miliar dan Rp 48,13 miliar. Dengan demikian nilai transaksi seluruhnya mencapai Rp 185,37 miliar.

“Dana pembelian mesin pabrik untuk produksi tersebut berasal dari kas Perseroan,” tulis Direski UNIC dalam pengumuman tertulis, Senin (3/7).

Menurut Direksi, transaksi pembelian mesin pabrik ini bertujuan untuk menunjang pelaksanaan kegiatan usaha utama UCID. Transaksi ini, papar Direksi, akan memberikan manfaat yang besar bagi Perseroan karena dapat meningkatkan jumlah kapasitas produksi popok dewasa.

Unicharm Corporation, Jepang merupakan pemegang saham pengendali UNIC dengan kepemilikan mencapai 59,20% saham. Selain UC Jepang, PT Purinusa Eka Persada merupakan pemilik 20,80% saham UCID, dan sisanya atau 20% saham UCID dimiliki oleh publik.

Per Maret 2023, UNIC membukukan pendapatan sebesar Rp2,76 triliun, meningkat 8,6% dari Rp2,54 triliun pada Januari-Maret 2022. Dari pendapatan tersebut, Perseroan membukukan laba Rp91,75 miliar pada januari-Maret 2023. Angka ini naik 3,2% disbandingkan Rp88,88 miliar periode sama 2022.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Top Losers Sepekan 20-24 Juli 2026: PRDL Ambles 30,73%, JELI dan FILM Ikut Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Lima saham mencatatkan pelemahan paling dalam...

Samuel Sekuritas Jual 93,96 Juta Saham NSSS, Kepemilikan Turun Jadi 32,52%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Samuel Sekuritas Indonesia mengurangi kepemilikan...

AKKU Keluar dari Kriteria 6, Status Pemantauan Khusus BEI Berkurang

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru