spot_img

Lo Kheng Hong Borong 5,18 Juta Saham GJTL, Kepemilikan Tembus 7,03%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Investor pasar modal DRS Lo Kheng Hong kembali menambah kepemilikan dengan membeli  saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) pada tanggal 21 Juli 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin 27 Juli 2026, Lo Kheng Hong membeli sebanyak 5,18 juta saham GJTL.

Transaksi pembelian tersebut dilakukan pada harga Rp1.140 per saham. Dengan demikian, nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp5,91 miliar.

Setelah transaksi berlangsung, jumlah saham GJTL yang dimiliki Lo Kheng Hong meningkat dari 239,92 juta saham menjadi 245,10 juta saham. Porsi kepemilikannya juga naik dari 6,88% menjadi 7,03% dari total saham yang diterbitkan Perseroan.

Dalam laporan tersebut, transaksi dikategorikan sebagai pembelian untuk tujuan investasi. Lo Kheng Hong secara tegas mencantumkan tujuan transaksi adalah menambah investasi.

Laporan juga menunjukkan status kepemilikan saham dilakukan secara tidak langsung. Sementara itu, transaksi tidak terkait dengan perubahan pengendalian Perseroan.

Lo Kheng Hong menyampaikan seluruh data dan informasi dalam laporan tersebut merupakan tanggung jawabnya.

“Saya bertanggung jawab penuh terhadap seluruh akibat hukum yang timbul dan menjamin kebenaran atas seluruh data, informasi, keterangan dan/atau dokumen yang dilaporkan,” tulis Lo Kheng Hong dalam laporan kepemilikan saham.

Dengan tambahan pembelian ini, Lo Kheng Hong semakin memperbesar eksposurnya di saham Gajah Tunggal, emiten produsen ban yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Komisaris MTSM Jual 6,5 Juta Saham demi Penuhi Free Float

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Anggota Dewan Komisaris PT Metro Realty...

IHSG Sesi I Melemah 36,994 Poin, Saham UNVR, BBRI, dan BUMI Tertekan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup...

BEI Umumkan UMA untuk KDTN, BEEF, BAJA dan BSML, Dua Saham Menguat, Dua

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menetapkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru