Jumat, Desember 5, 2025
24 C
Jakarta

BI Tahan Suku Bunga Acuan 6%, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7 days reverse repo rate (BI7DRRR) pada level 6%. Begitu pun suku bunga Deposit Facility 5,25% dan Lending Facility pada level 6,75%. Hal itu disampaikan Perry Warjiyo, Gubernur BI dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/11).

Perry mengemukakan, keputusan ini tetap konsisten dengan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya ketidakpastian global serta sebagai langkah pre-emptive dan forward looking untuk memitigasi dampaknya terhadap inflasi barang impor (imported inflation), sehingga inflasi tetap terkendali dalam sasaran 3,0±1% pada 2023 dan 2,5±1% pada 2024.

BI, lanjut Perry, akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, kebijakan makroprudensial longgar terus ditempuh melalui penguatan implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dan penurunan rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) untuk mendorong kredit/pembiayaan kepada dunia usaha.

ā€œAkselerasi digitalisasi sistem pembayaran termasuk digitalisasi transaksi keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah, juga terus didorong untuk perluasan inklusi ekonomi dan keuangan digital,ā€ katanya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pemerintah Sebar Diskon Tiket Pesawat hingga Kereta, Target Belanja Tembus Rp 110 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemerintah tancap gas menjaga stabilitas ekonomi...

Ekonom Bank Mandiri Memperkirakan Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2% pada 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro...

Dapat Angin Segar dari BI dan Prabowo, Bos Ritel Yakin Pertumbuhan Bisnis Bakal Salip Ekonomi Nasional Tahun Depan

STOCKWAT CH.ID (JAKARTA) — Optimisme tinggi menyelimuti pelaku industri...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru