spot_img

Dikabarkan Bakal Dicaplok Hashim dan Northstar, Bos UDNG Buka Suara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) akhirnya angkat bicara terkait isu panas yang menerpa perseroan. Emiten perikanan ini dikabarkan akan diambil alih oleh konglomerat Hashim Djojohadikusumo dan Northstar.

Kabar yang beredar menyebutkan, akuisisi tersebut akan mengubah haluan bisnis perusahaan. UDNG diisukan bakal banting setir dari sektor perikanan menjadi infrastruktur digital.

Merespons hal ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung melayangkan permintaan penjelasan. Manajemen UDNG pun memberikan klarifikasi resmi melalui keterbukaan informasi di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Direktur Utama Agro Bahari Nusantara, Vincent Lukito menegaskan posisi pemegang saham pengendali (PSP) saat ini. Menurutnya, belum ada kesepakatan penjualan saham seperti yang digosipkan.

“Saat ini Pemegang saham pengendali (PSP) Perseroan belum mengalami perubahan. Sepanjang sepengetahuan Perseroan, PSP Perseroan belum menandatangani perjanjian yang definitif terkait penjualan sahamnya pada Perseroan kepada pihak lain,” ujar Vincent.

Terkait rumor perubahan sektor usaha menjadi infrastruktur digital, manajemen mengaku tidak tahu-menahu. Vincent memberikan jawaban singkat atas pertanyaan otoritas bursa mengenai latar belakang rencana tersebut.

“Perseroan tidak mengetahui terkait hal tersebut,” tulis Vincent dalam surat balasannya.

Ia juga menjawab pertanyaan mengenai lini masa atau timeline rencana pengambilalihan saham. Jawaban yang diberikan pun senada.

“Perseroan tidak mengetahui terkait jadwal rencana pengambilalihan saham Perseroan,” tambahnya.

Vincent memastikan, kegiatan operasional perusahaan masih berjalan normal. Bisnis inti perseroan di sektor budidaya udang tetap beroperasi seperti biasa. Tidak ada penghentian aktivitas di lapangan.

“Perseroan dapat menjelaskan, bahwa Tambak Udang yang dimiliki Perseroan saat ini beroperasional dan sedang menjalankan siklus budidaya udang vannamei,” jelas Vincent.

Lebih lanjut, manajemen menegaskan tidak ada informasi penting lainnya yang disembunyikan. Semua informasi material yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan harga saham perusahaan telah diungkapkan kepada publik.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bidik Rp4,1 Triliun, Energi Mega Persada (ENRG) Gelar Rights Issue Harga Rp310

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)...

RUPST 2026 Bukalapak Angkat Sutarman Jadi Komisaris Utama, Natalia Firmansyah Plt Direktur Utama

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melakukan perubahan...

David Dwiputra Lepas Seluruh Saham VISI Rp206,8 Miliar, Dicaplok Raffi Ahmad dan Nagita Slavina

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur PT Satu Visi Putra Tbk (VISI),...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru