spot_img

IHSG Berpeluang Menguat, Deretan Saham Ini Direkomendasikan BNI Sekuritas

STOCKWATCH (JAKARTA) –Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berpeluang menguat pada perdagangan Rabu (5/10). Secara teknikal, indikator berada di area oversold & closing di atas 5-Day MA.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar mengatakan, IHSG berada dalam trend bearish, selama di bawah 7.148. Sementara IHSG ditutup di atas 5 day MA (7.047). Indikator MACD menunjukkan netral, stochastic di area oversold, telah break pola bearish channel, candle bullish engulfing. Selama di atas support 7.047, IHSG masih berpeluang bullish, dengan target 7.149/7.250.

“Level resistance pada perdagangan hari ini di level 7.101, 7.149, 7.178, 7.256 dengan support di level 7.049, 7.000, 6.968, 6.925. Perkiraan range pada perdagangan Rabu (5/10) berada di 7.030 – 7.140,” tulis Andri dalam riset, Rabu (5/10)

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra mengemukakan, pada perdagangan Selasa (4/10) kemarin bursa regional Asia Pasifik mengalami penguatan mengikuti kenaikan bursa Amerika Serikat (AS) pada malam sebelumnya. Beberapa bursa seperti Kospi dan Nikkei mencatat kenaikan yang signifikan masing-masing 2,50% dan 2,96%.

Bank Sentral Australia menaikkan suku bunga sebesar 25 basis points (bps), di bawah ekspektasi. Hari ini Korea Selatan akan mengumumkan inflasi untuk September 2022 yang diperkirakan mencapai 5,7% year-on-year (YoY)

Dari AS, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan 2,80%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 3,06%. Bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi, yakni sebesar 3,34%. Yield atau imbal hasil treasury AS 10 tahun turun ke level 3,63%, bahkan sempat menyentuh di bawah 3,6%, dibandingkan dari yield pada pekan lalu yang pernah mencapai lebih dari 4%

Selengkapnya, berikut saham-saham rekomendasi BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini.

  1. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Resistance : Rp 8.900, Rp 9.000, Rp 9.100, Rp 9.250.

Support: Rp 8.750, Rp 8.650, Rp 8.500, Rp 8.350.

Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 9.000, Rp 9.200. Stop loss di bawah Rp 8.650.

  1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Resistance : Rp 1.775, Rp 1.810, Rp 1.840, Rp 1.890.

Support: Rp 1.740, Rp 1.715, Rp 1.680, Rp 1.645.

Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 1.810, Rp 1.840. Stop loss di bawah Rp 1.700.

  1. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Resistance : Rp 4.040, Rp 4.100, Rp 4.170, Rp 4.260.

Support: Rp 3.880, Rp 3.800, Rp 3.720, Rp 3.610.

Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 4.100, Rp 4.170. Stop loss di bawah Rp 3.800.

  1. PT Adaro Minerals Tbk (ADMR)

Resistance : Rp 1.890, Rp 1.920, Rp 1.965, Rp 2.050.

Support: Rp 1.855, Rp 1.925, Rp 1.750, Rp 1.690.

Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target Rp 1.900, Rp 1.920. Stop loss di bawah Rp 1.800.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Transformasi Wealth Management Berbuah Prestasi, BRI Sabet Best Private Bank 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Dibangun PP Persero, RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan RSUD...

BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Desa Ketapanrame, Perkuat Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru