spot_img

Pengendali Winner Nusantara (WINR) Lepas 12,5 Juta Saham, Free Float Bertambah

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)–Pemegang saham pengendali yakni Pemenang Nusantara Internasional telah melakukan penjualan sebanyak 12,5 juta saham  PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) melalui transaksi repurchase agreement (repo).

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Kamis, 16 Juli 2026 terungkap, transaksi tersebut dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 9 Juli 2026 dengan harga Rp22 per saham.

Transaksi tersebut dikategorikan sebagai penjualan melalui skema repurchase agreement dengan tujuan untuk menambah jumlah saham Free Float di pasar.

Sebelum transaksi, Pemenang Nusantara Internasional menguasai  sebanyak 2,862 miliar saham WINR atau setara 54,67%. Adapun setelah transaksi tersebut, kepemilikan Pemenang Nusantara Internasional berkurang menjadi 2,849 miliar saham atau 54,43%.

Meski melakukan penjualan saham, Pemenang Nusantara Internasional tetap berstatus sebagai pemegang saham pengendali Perseroan dengan porsi kepemilikan mencapai 54,43% saham. Dengan demikian,  pengendalian atas WINR tetap dipertahankan oleh Pemenang Nusantara.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Kamis 16 Juli 2026, saham WINR ditutup stagnan di level Rp21 per unit. Jika dibandingkan antara harga 17 Juni 2026 sebesar Rp24 per unit terhadap penutunan Kamis kemarin, maka harga  saham WINR telah turun sebesar 12,5%.

Sekedar informasi, PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) adalah perusahaan induk dari Winner Group, pengembang properti yang didirikan pada tahun 2007 di Batam. Perusahaan  tersebut memiliki delapan anak perusahaan langsung, seperti PT Gosyen Indo Asia, PT Wijaya Nusantara Internasional, PT Kaliban Bangun Indonesia, dan PT Angkasa Pura Sanjaya.

Beberapa portofolio perusahaan adalah Winner Sweet Home Residential, Winner Flower House Residential, Winner Mangrove Millennium Villa Resort House, dll. Pada tahun 2019, perusahaan memperluas bisnis ke tingkat nasional dengan mengembangkan area seluas 125 hektare di Bogor yang disebut Central Business District Cibinong New City, dan juga ke kota-kota lainnya

- Advertisement -

Artikel Terkait

Anak Usaha Transcoal Pacific (TCPI) Kantongi Kredit Rp114,2 Miliar untuk Bangun 4 Armada Baru

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Energy Transporter Indonesia, anak usaha...

Komisaris Independen OASA Djoko Rosmiatun Mijaata Resmi Mengundurkan Diri, Efektif 22 Juli 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Komisaris Independen PT Maharaksa Biru Energi Tbk...

FLMC Buka Suara Soal Nasib Uang Muka Mesin, Utang Pajak Hingga Divestasi Pengendali

STOCKWATCH (JAKARTA) – PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC)...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru