spot_img

Wall Street Kembali Menguat! Dow Jones Pecah Rekor Lagi, Saham Morgan Stanley dan United Airlines Terbang Tinggi!

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street kembali menguat pada penutupan perdagangan hari Rabu (16/10/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (17/10/2024) WIB. Peningkatan ini terjadi setelah sebelumnya pasar saham Amerika Serikat (AS) itu sempat mengalami penurunan.

Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS melonjak 337,28 poin atau 0,79%, menjadi 43.077,70—rekor tertinggi baru. Indeks S&P 500 (SPX) juga naik 27,21 poin atau 0,47% mencapai 5.842,47. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) menguat 51,49 poin atau 0,28% mencapai 18.367,08.

Saham Morgan Stanley menjadi salah satu bintang utama. Perusahaan ini mencatat lonjakan saham sebesar 6,5% setelah merilis laporan kuartal ketiga yang jauh lebih baik dari ekspektasi analis. Saham United Airlines juga melesat 12,4%, didorong oleh hasil keuangan yang solid dan proyeksi optimis untuk kuartal berikutnya.

Optimisme pasar ini juga didorong oleh laporan kinerja positif dari berbagai perusahaan besar. Data dari FactSet menunjukkan sekitar 79% dari 50 perusahaan S&P 500 yang sudah melaporkan kinerja berhasil melampaui ekspektasi. Hal ini semakin memperkuat sentimen positif di Wall Street.

Meski begitu, volatilitas tetap mewarnai pergerakan pasar. Pada hari sebelumnya, Dow Jones dan S&P 500 sempat turun lebih dari 0,7%, sementara Nasdaq juga terkoreksi 1%. Namun, analis tetap optimis bahwa pasar memiliki ruang untuk terus naik.

Sam Stovall, analis dari CFRA Research, menyatakan bahwa meskipun volatilitas meningkat, peluang penguatan pasar dalam jangka pendek masih ada. “Biasanya, bulan September di tahun pemilu cenderung negatif. Namun, jika September positif, biasanya Oktober juga akan mengikuti,” ujarnya.

Walau optimis, Stovall juga mengingatkan akan potensi koreksi pasar dalam beberapa bulan mendatang, terutama setelah pemilu atau di awal tahun depan. “Valuasi saham saat ini memang sudah cukup tinggi, dan kita rentan terhadap kejadian eksternal yang bisa mengguncang pasar,” tambahnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Valuasi Tembus USD 2 Triliun, SpaceX Cetak Sejarah IPO Terbesar Dunia

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Perusahaan roket milik Elon Musk,...

Trump Sebut Perjanjian Damai AS-Iran Ditandatangani Minggu, Selat Hormuz Segera Dibuka

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membawa...

Trump Sebut Perang Segera Usai, Keyakinan Damai AS-Iran Capai 85%

STOCKWATCH.ID (WASHINGTON D.C) – Amerika Serikat (AS) dan Iran...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru