spot_img

Usai Harga Melonjak 15,75%, BEI Gembok Perdagangan Saham BKDP

STOCKWATCH.ID(JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi pra-pembukaan perdagangan Rabu, 29 Juli 2026 hingga pengumuman Bursa lebih lanjut.

Keputusan tersebut diumumkan BEI melalui Pengumuman Nomor Peng-SPT-00138/BEI.WAS/07-2026 yang diterbitkan pada 28 Juli 2026. Langkah suspensi diambil Otoritas BEI menyusul kenaikan harga saham BKDP yang dinilai sangat signifikan dalam waktu relatif singkat.

”Sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai Sesi Pra-Pembukaan tanggal 29 Juli 2026 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut,” tulis BEI dalam pengumuman Selasa, 28 Juli 2026.

Sehubungan dengan suspensitersebut, BEI juga mengingatkan seluruh pelaku pasar untuk mencermati setiap informasi yang disampaikan perseroan kepada publik. BEI juga mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Pengumuman tersebut ditandatangani oleh P.H. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Donni Kusuma Permana bersama Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari.

Suspensi merupakan salah satu langkah pengawasan Bursa untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan keputusan investasinya setelah terjadi pergerakan harga saham yang tidak biasa.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesaia, Selasa, 28 Juli 2026,  saham BKDP ditutup naik 15,75% menjadi Rp169 per unit dibanding sehari sebelumnya di Rp149 per unit. Jika dibandingkan antara harga 29 Juni sebesar Rp113 per unit terhadap penutupan Selasa kemarin, saham emiten properti ini melonjak 49,55%.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Disorot BEI, ADHI Jelaskan Keterlambatan Serah Terima Unit ADCP

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Adhi Karya Tbk (ADHI) memberikan klarifikasi...

Jawab BEI Soal Volatilitas Saham, Ini Klarifikasi Manajemen ATLA

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) memberikan...

BEI Tegaskan Kriteria LQ45 Tak Berubah, Saham HSC Tetap Dikeluarkan dari Indeks

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)  – Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan tidak...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru