spot_img

IHSG Berpotensi Melemah, BRI Danareksa Rekomendasikan TAPG hingga BACH

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Indeks turun 55,20 poin atau melosot -0,89% ke level 6.130,59.

Data perdagangan mencatat 265 saham menguat. Sebanyak 360 saham melemah dan 172 saham stagnan. Nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp10.800 triliun dengan nilai transaksi Rp11 triliun dari volume 25 miliar saham. Investor asing mencatatkan jual bersih (net foreign sell) senilai Rp791 miliar.

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda menyebut pelemahan dipicu sikap menunggu (wait and see) menjelang keputusan FOMC The Fed. Nilai tukar Rupiah yang mendekati Rp18.100/USD turut menjadi tekanan. Selain itu, pasar merespons ketidakpastian penunjukan Gubernur Bank Indonesia definitif.

“Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas dengan bias melemah. Area support menjadi level penting untuk menjaga peluang technical rebound jangka pendek,” ujar Reza.

Ia memproyeksikan indeks bergerak di kisaran support Rp6.100 sampai Rp6.040. Sementara itu, area resistance berada di level Rp6.200 hingga Rp6.268.

Untuk perdagangan Rabu (29/7/2026), BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut:

  1. BUY STOCKPICK – TAPG (PT Triputra Agro Persada Tbk)

Technical Summary:
Konfirmasi breakout di atas resistance Rp1.725 mengindikasikan momentum bullish. Selama harga bertahan di atas level tersebut, potensi penguatan menuju area Rp1.778 – Rp1.812 masih terbuka.

Sentimen Tambahan:
Presiden TAPG George Oetomo menjual 150.000 saham pada harga Rp1.580 per saham pada 17 Juli 2026. Transaksi bernilai sekitar Rp237 juta ini bagian dari keterbukaan informasi perusahaan.

Trading Plan (Day Trade):
Buy: Rp1.730 – Rp1.750
R1: Rp1.780
R2: Rp1.820
SL < Rp1.700

  1. BUY STOCKPICK – KOTA (PT DMS Propertindo Tbk)

Technical Summary:
Breakout resistance Rp123 dengan volume meningkat menunjukkan momentum bullish berlanjut. Harga berpeluang menguat menuju Rp134 – Rp141.

Sentimen Tambahan:
KOTA membukukan laba bersih kuartal I 2026 sebesar Rp5,7 miliar. Hasil ini membaik dibanding periode sama tahun 2025 yang rugi Rp5,6 miliar.

Trading Plan (Day Trade):
Buy: Rp124 – Rp127
R1: Rp134
R2: Rp141
SL < Rp120

  1. BUY STOCKPICK – BACH (PT Bach Multi Global Tbk)

Technical Summary:
Saham layak dilirik setelah breakout resistance Rp576. Kenaikan volume mendukung peluang menuju area Rp604 – Rp618 selama bertahan di atas level breakout.

Sentimen Tambahan:
Global Telekomunikasi Prima (Grup Djarum) menjadi pemegang saham pengendali BACH dengan kepemilikan 51%.

Trading Plan (Day Trade):
Buy: Rp575 – Rp590
R1: Rp600
R2: Rp620
SL < Rp570

  1. SELL STOCKPICK – FILM (PT MD Entertainment Tbk)

Technical Summary:
Harga berada dalam tren turun setelah breakdown support Rp1.490. Tekanan jual tinggi membuka potensi pelemahan ke area Rp930 – Rp865.

Sentimen Tambahan:
BEI menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) pada saham FILM karena pergerakan harga tidak wajar.

Trading Plan (SELL):
Last Price: Rp1.005
Next Support : Rp930

Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau menjual saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Turun 0,89% ke Level 6.130,588, KOBX Top Gainer dan DMMX Top Loser

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri...

Mirae Asset: Pasar Relatif Tenang Usai Perry Warjiyo Mundur, Investor Tunggu Kepastian Kebijakan BI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru