spot_img

Nixon LP Napitupulu: Rumah is The One Solution Dimonetisasi Pembangunan Infrastruktur

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menyarankan agar pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimonetisasi dengan pembangunan proyek perumahan.

“Pak Jokowi kan bangun infrastruktur banyak banget, jalan tol, jalan raya, pelabuhan banyak banget. Mungkin kita akan booming infrastruktur dalam waktu 90 tahun lagi. Tapi yang perlu kita pikirkan ke depannya adalah bagaimana itu bisa kembali jadi income buat negara. Gimana pembangunan itu bisa dimonetisasi?,” kata Nixon dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/8).

Menurut Nixon, untuk bisa memonetisasi pembangunan infrastruktur supaya menghasilkan income untuk negara, solusinya adalah memperbanyak pembangunan perumahan di sekitar proyek infrastruktur yang sudah terbangun.

“Kalau menurut saya, salah satu yang bisa mengembalikan income itu adalah rumah. Simpelnya, setiap ujung jalan tol buka jalan kalau ada kawasan perumahan. Dia itu akan membuat jalan tol itu trafiknya naik,” ujarnya.

“Kenapa jalan tol TB Simatupang itu macet banget? Karena di setiap ujungnya ada perumahan dan perkantoran. Jadi dia membuat trafik ekonominya hidup. Incomenya muncul buat negara” sambung Nixon.

Dia menegaskan, perumahan adalah salah satu solusi untuk memonetisasi infrastruktur-infrastruktur yang banyak dibangun di era pemerintahan Presiden Jokowi.

“Jadi saya bilang bahwa Pak Jokowi sudah berjasa membangun infrastruktur, tapi next kita harus memikirkan bagaimana infrastruktur ini bisa menimbulkan kenaikan income bagi negara. Salah satu nya adalah lewat pemukiman dan perumahan. Kalau ngak sayang ada jalan tol tapi enggak ada pemukiman. Kebayang kan? Sepi. Rumah is the one solution untuk memonetisasi pembangunan infrastuktur,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Pendapatan ASLC Melonjak 31,9% Jadi Rp589,9 Miliar di Semester I 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC)...

Pendapatan Bukalapak (BUKA) Melesat 29% Jadi Rp3,99 Triliun, Namun Rugi Rp820 Miliar di Semester I-2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan pendapatan neto...

Obligasi ENRG Rp250 Miliar Resmi Melantai di BEI, Bunga 8,95% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) mencatatkan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru