spot_img

IHSG Diramal Menguat, BRI Danareksa Sekuritas Sarankan ‘Beli’ RAJA CS dan ‘Jual’ FUTR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan menguat pada perdagangan Kamis, 20 November 2025. Proyeksi ini disampaikan tim analis BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) dalam laporan riset yang dirilis hari ini.

IHSG diprediksi bergerak menguji resistance terdekat di level 8.440 sampai 8.475. Pelaku pasar juga menanti rilis FOMC Minutes, data Non Farm Payrolls, dan tingkat pengangguran Amerika Serikat.

IHSG ditutup naik 44,65 poin atau 0,53% ke 8.406,58 pada Rabu, 19 November 2025. Level support berada di kisaran 8.355. Resistance berada di level 8.440. Penutupan ini lebih tinggi dari perdagangan Selasa yang berada di 8.361,92.

Sebanyak 335 saham menguat. Ada 285 saham yang melemah. Sisanya 191 saham stagnan.

Investor asing mencatat net buy Rp812 miliar. Pasar memberi respons positif setelah Bank Indonesia menahan suku bunga acuan di 4,75% sesuai perkiraan konsensus dalam Rapat Dewan Gubernur.

Untuk perdagangan hari ini, BRIDS memberi rekomendasi saham sebagai berikut.

  1. RAJA – BUY
    Harga RAJA sedang pullback dengan support di Rp4.470–4.640. Selama harga bertahan di atas area itu, peluang melanjutkan tren positif masih terbuka. Target resistance berada di Rp5.000–5.350.
  2. ADRO – BUY
    Pergerakan ADRO masih cenderung sideways. Harga menguji area resistance yang berubah menjadi support di Rp1.850–1.900. Jika kembali menguat, target resistance terdekat berada di Rp1.980–2.100.
  3. BEEF – BUY
    Harga BEEF pada grafik 1 jam terlihat pullback dengan support di Rp600–615. Selama bergerak di atas level itu, potensi penguatan menuju resistance Rp675–700 tetap besar.
  4. FUTR – SELL
    Harga FUTR melemah dalam beberapa hari terakhir. Pola double top muncul di area resistance Rp800–805. Tekanan distribusi cukup besar. Pelaku pasar diminta waspada potensi penurunan menuju support Rp570.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BEI Sanksi 88 Emiten yang Belum Setor Laporan Keuangan 2025, MENN hingga NINE Masuk Daftar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi...

Belum Setor Laporan Keuangan 2025, Tiga Emiten Kena Semprit BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi...

DAAZ Guyur Pinjaman Rp13,2 Miliar ke Anak Usaha untuk Beli Batubara

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daaz Bara Lestarii Tbk (DAAZ) memberikan...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru