spot_img

Investor Hati-Hati! Saham FLMC Tengah Diawasi BEI, Ini Alasannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan, saat ini pihaknya tengah mengawasi pola transaksi saham PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC),  karena bergerak tak wajar.

Disebutkan dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada investor  Jumat,  12 Juni 2026, pola gerak saham FLMC diawasi BEI karena terjadi pergerakan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Harga saham FLMC  mengalami penurunan signifikan sepanjang transaksi pekan lalu.

Sehubungan gerak harga  yang tak wajar, Bursa memandang perlu mengawasi perkembangan saham FLMC sebagai bentuk perlindungan bagi investor. “Pengumuman UMA ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” tulis Otoritas Bursa.

Otoritas Bursa  pun meminta investor untuk berhati-hati dengan memperhatikan jawaban manajemen  FLMC atas permintaan konfirmasi BEI terkait perkembangan harga saham tersebut. Investor juga diharapkan selalu mencermati saham perusahaan tercatat tersebut dan keterbukaan informasi.

Selain itu, investor sebaiknya mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat jika belum mendapatkan persetujuan RUPS. Bahkan investor perlu mempertimbangkan secara matang berbagai kemungkinan yang dapat timbul sebelum memutuskan untuk berinvestasi di saham FLMC.

Di Bursa Efek Indonesia, saham FLMC pada perdagangan, Jumat 12 Juni 2026 tercatat turun 7,07% jadi Rp92, dibanding sehari sebelumnya di posisi Rp99 per unit. Selama perdagangan sepekan, harga saham FLMC  merosot 31,85%.

Jika dibandingkan antara harga 11 Mei 2026 sebesar Rp168 per unit terhadap penutupan 12 Juni 2026 di Rp92 per unit, maka saham emiten manufaktur tisu basah, kain non woven dan alat kesehatan ini anjlok tajam 45,23% (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

RUPS Wilmar Cahaya Indonesia (CEKA) Putuskan Dividen Rp150 per Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)  PT Wilmar...

Direktur AKPI Henry Liem Divestasi 350 Ribu Saham Perusahaan Sendiri, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Henry Liem,  Direktur Argha Karya  Prima Industry Tbk (AKPI) mengurangi...

Awal Perdagangan, IHSG Naik 3,82% ke 6.237,253 Berkat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...
spot_img

Populer 7 Hari

Berita Terbaru